Laba 2016 Naik, Pertagas Selesaikan Proyek Tiga Pipa Baru

Ilustrasi/ Pemasangan pipa gas.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Slamet Agus Sudarmojo

 VIVA.co.id – Anak usaha PT Pertamina, yaitu PT Pertamina Gas mencatatkan laba bersih sebesar US$159,1 juta sepanjang 2016 yang melampaui perolehan laba bersih tahun sebelumnya.

“Tahun 2016, kami berhasil meningkatkan laba sebesar 5,3 persen dari US$151 juta menjadi US$159 juta,” kata Direktur Utama PT Pertagas Toto Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Kamis 23 Maret 2017.

Kinerja baik dari sisi keuangan tersebut, tak lepas dari stabilnya kinerja operasi yang dicatatkan. Sepanjang tahun lalu, Pertagas berhasil meningkatkan volume niaga gasnya dari 46.425 BBTU (Billion British Thermal Unit) di 2015 menjadi 51.814 BBTU.

Peningkatan lainnya, juga dicatatkan melalui volume regasifikasi LNG dari 25.780 BBTU di 2015 menjadi 29.907 BBTU. Selain itu, Pertagas juga berhasil mentransportasikan gas sebesar 522,1 BSCF (Billion Standard Cubic Feet) dan memproses gas menjadi LPG sebesar 123.259 ton sepanjang  2016.
 
Toto berharap, di 2017 ini, pihaknya bisa meningkatkan lagi performa perusahaan. “Terlebih, dengan telah diselesaikannya tiga proyek ruas pipa open access,” ujarnya.

Adapun, tiga proyek besar yang dirampungkan tersebut, yakni ruas Belawan – Kawasan Industri Medan (KIM) – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sumatera Utara sepanjang 136,8 kilometer; ruas Muara Karang – Muara Tawar (MK-MT) sepanjang 32 Km yang melintas dari DKI Jakarta hingga Bekasi, Jawa Barat; serta ruas Porong – Grati sepanjang 56 Km yang membentang dari Kabupaten Sidoarjo hingga Kabupaten Pasuruan di Jawa Timur.
 
Dari sisi investasi di 2016, Pertagas mencatatkan membukukan nilai sebesar US$168,6 juta, nilai tersebut digunakan untuk proyek pengembangan bisnis dan investasi, guna meningkatkan keandalan aset eksisting.

Meneruskan agresifitas di 2016, dalam mengembangkan bisnis di 2017 ini, Pertagas melanjutkan pembangunan proyek antara lain proyek pipa gas ruas Gresik – Semarang, proyek pipa gas ruas Grissik – PUSRI, pipa gas Looping Gresik – PKG, dan jaringan gas rumah tangga di delapan kota.
 
Toto menegaskan, sebagai bentuk kontrubusi nyata bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional, fokus utama Pertagas adalah mempersiapkan secepat mungkin infrastruktur gas. (asp)