Restrukturisasi, Grup VIVA Bakal Ekspansi Bisnis

RUPSLB MDIA
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

VIVA.co.id – PT Visi Media Asia Tbk menyatakan akan kembali berekspansi usai mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atas rencana melakukan restrukturisasi utang yang akan jatuh tempo pada 8 November 2017. VIVA akan mendapatkan fasilitas pinjaman dari Credit Suisse AG Singapura dan kreditur lainnya.

“Kami minta persetujuan bukan hanya untuk bisa membayar refinancing dengan baik, tetapi juga melakukan restrukturisasi supaya penempatan utang lebih efisien di anak perusahaan dan holding,” Presiden Direktur VIVA Anindya Novyan Bakrie kepada VIVA.co.id, Jakarta, Kamis 15 Juni 2017.

Anindya mengungkapkan, perseoran akan mendapatkan fasilitas pinjaman dengan plafon maksimum US$350 juta, dan langsung akan mengalihkannya kepada PT Cakrawala Andalas Televisi dan PT Intermedia Capital Tbk selaku anak usaha. Total utang dan bunga perseroan yang tersisa saat ini mencapai US$160,8 juta.

Apalagi menurut Anindya, fasilitas pinjaman tersebut hanya dibebankan beban bunga sebesar satu persen di atas suku bunga fasilitas pembiayaan yang akan diterima anak usaha perseroan. Pinjaman tersebut, diberikan dengan jangka waktu pinjaman selama 15 tahun.

“Dari restrukturisasi utang ini, akan terjadi banyak penghematan dari sisi ongkos utang itu sendiri,” katanya.

Dengan langkah merestrukturisasi utang, perseroan optimistis akan terjadi efisiensi biaya perusahaan. Efisiensi tersebut, kata Anindya, akan dipergunakan perseroan untuk bersaing kembali di era globalisasi yang saat ini terjadi.

“Intinya adalah rencana pembayaran utang yang dipercepat, dan restrukturisasi strukturnya agar lebih efisien dan membuat penghematan untuk investasi agar perusahaan bisa lebih besar lagi. Ongkos lebih sedikit, cashflow lebih besar, dan bisa bersaing lagi,” tegasnya.