Intip Kecanggihan 'Dapur' YouTube

Akses YouTube - video internet.
Sumber :
  • REUTERS/Kham

VIVA.co.id – Platform video live streaming, YouTube, mengungkap 'isi dapur' kecanggihannya yang mampu menyuguhkan video yang sesuai dengan minta pencarian pengguna.

YouTube menyebutkan rekomendasi video atau musik muncul karena adanya sistem pembelajaran mesin (machine learning) bernama Google Brain.

"Google Brain adalah divisi kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang mulai digunakan YouTube tahun 2015," bunyi keterangan resmi Youtube, Kamis, 7 September 2017.

Menurut YouTube, Google Brain menggunakan teknik yang dikenal sebagai pembelajaran tanpa pengawasan, yang algoritmanya dapat menemukan hubungan antara input berbeda yang tidak pernah dapat ditebak oleh engineer perangkat lunak.

Satu hal yang menjadi kunci, kata YouTube, adalah Google Brain memiliki kemampuan untuk menggeneralisasi. Misalkan, saat menonton sebuah video stand-up comedy.

"Rekomendasi YouTube akan dengan cukup bagus menampilkan video yang serupa. Tapi, kemudian Google Brain dapat menemukan stand-up comedy lainnya yang serupa, namun tidak sama persis. Bahkan, juga bisa mencari yang lebih mirip," ungkap YouTube.

Berkat Google Brain, lebih dari 70 persen waktu menonton di YouTube dihasilkan dari rekomendasi otomatis. Setiap harinya, YouTube merekomendasi 200 juta video di beranda selama miliaran kali dalam 76 bahasa.

Sepanjang tiga tahun terakhir, waktu menonton dari konten yang ditemukan di beranda YouTube telah berkembang 20 kali lipat. "Pengguna menyukai YouTube karena video yang mereka sukai tersedia di dalamnya, dan ini menjadi hal yang sangat penting," kata YouTube.