Gencarnya Proyek Infrastruktur Picu Booming Industri Semen

Ilustrasi pembangunan infrastruktur jalan
Sumber :
  • VIVA.co.id / Renne Kawilarang

VIVA.co.id – Produsen semen Merah Putih, PT Cemindo Gemilang menyatakan komitmennya mendukung program infrastruktur pemerintah di Indonesia Timur. Upaya tersebut sebagai salah satu bentuk pemerataan ekonomi di negeri ini. 

Direktur PT Cemindo Gemilang Andre Vincent Wenas mengungkapkan, untuk pasar Indonesia Timur pihaknya sudah menjalin kerja sama operasi (KSO) dengan Semen Kupang sejak lima tahun lalu. Tujuan kerja sama operasi itu untuk memasok semen di daerah Indonesia Timur. 

"Kami punya harapan yang besar bahwa Indonesia Timur ini bisa bertumbuh, dan kami siap mengiringi inisiatif pemerintah membangun infrastruktur, mulai dari jalan, bendungan, listrik, airport, pelabuhan, waduk, hingga ke properti," ujar Andre dikutip dari keterangan resminya, Selasa 19 September 2017. 

Selain Indonesia Timur, Andre menilai, pembangunan infrastruktur pemerintah juga sebaiknya difokuskan ke daerah tertinggal. Bahkan, di Pulau Jawa sendiri masih ada daerah yang dikategorikan daerah tertinggal. 

“Ini yang harus diperhatikan. Utamanya, di daerah Banten selatan, Pulau Jawa bagian selatan, itu yang harus diseimbangkan juga pembangunannya. Dan tentunya kami sangat mendukung hal-hal seperti itu,” jelasnya.

Dia menambahkan, sudah menjadi tugas pemerintah untuk mencukupi kebutuhan sandang, pangan, dan papan seluruh rakyat, termasuk di daerah Indonesia Timur dan di daerah-daerah tertinggal. 

“Sampai saat ini, kita tahu kebutuhan yang tercukupi itu adalah sandang dan pangan. Sedangkan papan itu masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah, dan di sinilah kami bisa berkontribusi besar,” ujarnya.

Namun, Andre meyakini, gencarnya pembangunan infrastruktur seperti saat ini, pekerjaan rumah pemerintah dibidang papan akan dapat lebih cepat terselesaikan. Dan pada akhirnya dapat mencukupi kebutuhan rakyat secara luas. 

“Kami yakin arah pemerintah sudah benar dan akan memicu pembangunan properti dalam 2-3 tahun ke depan. Dan, saat itulah industri semen akan booming. Kami akan menyiapkan daya dukung untuk pembangunan itu,” katanya.