Pekerjaan Berat Tol Layang Cikampek Dihentikan Saat Masa Mudik Lebaran

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Syaefullah

VIVA – Kementerian Perhubungan menyatakan jalan tol layang Jakarta-Cikampek belum bisa difungsikan saat mudik Lebaran 2019. Agar lalu lintas lancar, pekerjaan di proyek tersebut dipastikan berhenti saat masuk masa angkutan lebaran 2019.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, memperkirakan pekerjaan jalan tol layang Jakarta-Cikampek itu berhenti pada saat angkutan Lebaran atau pada H-7 sampai H+7 Lebaran 2019. 

"Perkiraan saya masuk angkutan lebaran berhenti. Paling bisa bekerja untuk pekerjaan-pekerjaan yang tidak mengganggu, tidak berarti mandek tapi tidak  mengganggu. H-7 sampai H+7," ujar Budi di Jakarta, Selasa 9 April 2019. 

Ditegaskan dia, aktivitas-aktivitas kecil seperti pengecatan dinding masih dibolehkan.  Namun, intensitasnya tentu berkurang dibanding hari biasa. 

"Yang enggak boleh adalah memobilisasi material sehingga mengganggu volume kendaraan, volume kelancaran, pasang girder, mobilisasi itu enggak boleh," jelas dia. 

Selain kebijakan tersebut, juga akan diberlakukan pelarangan pengoperasian angkutan barang bersumbu lebih dari dua mulai  mulai tanggal 29 Mei 2019 (H-7) sampai dengan tanggal 10 Juni 2019 (H+4). Hal ini dilakukan untuk memperlancar lalu lintas angkutan saat arus mudik maupun balik Lebaran 2019. (ren)