Agen Migor Gabung Warung Pangan, Mendag: Biar Tidak Kucing-kucingan

Minyak Goreng Curah yang dijual Pedagang Pasar.
Sumber :
  • VIVA/Mohammad Yudha Prasetya

VIVA – Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan menegaskan, nantinya mekanisme pembelian minyak goreng curah Rakyat (MGCR) menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau Nomor Induk Kependudukan (NIK), akan dikhususkan bagi para pembeli eceran.

"Iya (untuk) pembeli ritel dong. Jadi seperti ini aja (tunjukkan aplikasi PeduliLindungi). Tapi kalau tidak ada, bisa pakai KTP," kata Zulhas di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu 25 Juni 2022.

Sementara bagi agen minyak yang ingin membeli minyak goreng curah dengan jumlah banyak, Zulhas menyarankan untuk mendaftar dan bergabung dengan program Warung Pangan.

Minyak goreng curah di Pasar Palmerah, Jakarta Barat.

Photo :
  • VIVA/Andrew Tito

Nantinya, mereka yang mendaftar di aplikasi Warung Pangan itu akan banyak mendapatkan keunggulan sebagai agen, sepertinya harga spesial Rp12.600 per liter seperti agen-agen penjual minyak goreng curah lainnya.

"Kalau misalnya dia mau jualan kan tinggal langsung daftar saja jadi agen minyak di warungpangan.com. Daripada repot-repot kayak main kucing-kucingan, ngapain? Karena kita kan memang membina ibu-ibu yang mau dagang, itu boleh," kata Zulhas.

Setelah melakukan sejumlah tinjauan pasar baik di Jakarta maupun di Jawa Barat, Zulhas mengaku bahwa ke depannya belum akan ada kebijakan baru untuk menstabilkan harga minyak goreng ini.

Dia mengaku akan terus berkeliling ke pasar-pasar, guna memantau perkembangan harganya secara langsung. Selain itu, pemerintah juga berencana akan meluncurkan minyak goreng curah dalam kemasan sederhana.

"Ini kan kita keliling terus. Untuk minyak goreng curah, sementara akan berjalan seperti itu. Tapi nanti kita akan luncurkan juga minyak curah yang kita kemas sederhana," kata Zulhas.

"Jadi kalau sudah ada kemasannya diharapkan akan lebih mudah membawanya, dan di kemasannya itu juga akan ditulis Rp14.000 per liter," ujarnya.