Dunia Semakin Terbalik, Ini Buktinya

Ilustrasi korban perkosaan.
Sumber :
  • U-Report

Sementara pengadilan berlangsung, pegiat hak perempuan - termasuk yang datang langsung dari Israel - melakukan protes mendukung si korban pelapor.

"Pengadilan Siprus, kalian seharusnya malu," teriak mereka.

Si perempuan kini telah dibebaskan, tapi ia jadi punya catatan kriminalitas.

Kata si ibu, anaknya kini mengalami gangguan trauma pasca-stress. Pengacaranya berkata akan membawa kasus ini ke Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa.

"Kasus ini masih jauh dari selesai," kata si pengacara.

" Menjatuhkan moral perempuan "


Pemerkosa "La manada" termasuk anggota Garda Sipil (Antonio Manuel Guerrero di foto ini) dan anggota tentara Spanyol. - EPA

Di mana pun pemerkosaan dan pelecehan seksual terjadi, di AS, India, Siprus, Inggris atau Indonesia, peristiwa yang menyusulnya berakibat besar bagi perempuan.

Para korban merasa bahwa polisi, pengadilan, publik dan media lebih banyak mempersoalkan mereka ketimbang mempersoalkan pelaku.

"Ini menjatuhkan moral perempuan," kata Katie Russel, juru bicara organisasi Rape Crisis England and Wales.

Komisioner pada Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, Mariana Amiruddin menyatakan perempuan yang mengadukan pelecehan seksual juga mengalami hal serupa Indonesia.

"Trennya adalah dengan menggunakan undang-undang ITE (informasi dan transaksi elektronik) untuk melaporkan balik si pengadu dengan tuduhan pencemaran nama baik," kata Mariana.

Kasus yang mencolok dalam hal ini di Indonesia adalah yang terjadi pada Baiq Nuril di Nusa Tenggara Barat.

Baiq Nuril

Di Indonesia, korban yang dihukum karena mengadukan pelecehan seksual terhadapnya terjadi pada Baiq Nuril.

Ia merekam percakapan telepon dengan atasannya yang dianggap pelecehan seksual. Ia kemudian malah diperiksa polisi dan dihukum karena dianggap menyebarkan konten pornografi.

Baiq Nuril akhirnya mendapat amnesti dari presiden, tetapi ia sempat mengalami tekanan mental yang sangat besar sehingga .

Baiq Nuril bebas, tetapi tak ada sanksi bagi atasannya yang dituduh melakukan pelecehan seksual tersebut.

Secara umum, menurut Mariana, hampir 100% korban pemerkosaan tidak mau mengadukan masalahnya. Adanya hambatan seperti itu akan membuat mereka semakin enggan.

"Biasanya pengaduan yang kami temui adalah kasus pemerkosaan inses yang diadukan paman atau ibu atau teman-teman korban yang mengalami trauma psikologis yang besar," katanya.