Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Trump Singgung Isu Kewarganegaraan Kamala Harris, Dicap Rasis

Jumat, 14 Agustus 2020 | 10:55 WIB
Oleh :
Foto :
  • bbc
BBC Indonesia

 

Reuters
Presiden Trump sekali-kalinya tampak menggunakan masker

 

Baca Juga

Presiden Donald Trump mengaku sudah mendengar kabar Kamala Harris "tidak memenuhi persyaratan" untuk menjadi kandidat wakil presiden dari Partai Demokrat. Hal ini didasari sebuah teori hukum yang dikritik sebagai rasis.

Harris merupakan anak dari ayah Jamaika dan ibu India. Ia dilahirkan di Oakland, California, pada 20 Oktober 1964.

Beberapa hari lalu senator California itu menjadi perempuan kulit berwarna pertama yang resmi menyandang status sebagai kandidat wakil presiden.

Tapi seorang pakar hukum konstitusi mempertanyakan kewarganegaraan Harris terkait syarat untuk bersaing dalam pemilihan presiden AS sebagai kandidat wakil presiden.

Selama bertahun-tahun, Trump mempromosikan teori "birther", bahwa Barack Obama tidak dilahirkan di Amerika Serikat tapi di Kenya sehingga dia tidak layak menjadi presiden AS. Teori ini belakangan terbukti salah. Obama menunjukkan akta kelahirannya yang tertulis bahwa dia lahir di Hawaii, tapi Trump terus saja mengatakan bahwa itu sebagai sebuah "penipuan"

Dalam konferensi pers pada September 2016 lalu, Trump yang menjadi kandidat presiden dari Partai Republik sempat ditanyakan hal itu.

Dia kemudian menjawabnya tanpa keraguan atas kelayakan Obama, dan mengatakan kepada wartawan :"Saya sudah selesai soal ini. Presiden Obama lahir di Amerika Serikat. Titik."

 

 

Lihat artikel asli
Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler