Pria di AS Tewas Kebanyakan Makan Permen Licorice

Colourbox
Sumber :
  • dw

Hobi seorang pekerja konstruksi di Massachusetts, Amerika Serikat, memakan permen sari akar tanaman licorice akhirnya membuatnya kehilangan nyawa. Pria itu memakan satu setengah bungkus permen licorice setiap hari selama beberapa minggu.

Para dokter melaporkan pada Rabu (23/09) bahwa kebiasaan ini telah mengacaukan kandungan nutrisi di dalam tubuhnya, menyebabkan jantung pria berusia 54 tahun itu berhenti.

“Bahkan apabila Anda memakan licorice dalam jumlah kecil, tekanan darah Anda dapat sedikit naik,” ujar Dr. Neel Butala, seorang ahli jantung di Rumah Sakit Umum Massachusetts yang menjelaskan kasus tersebut di New England Journal of Medicine kepada kantor berita AP.

Masalahnya diduga berasal dari asam glycyrrhizic yang lazim ditemukan di permen licorice hitam dan di berbagai makanan serta suplemen makanan lain yang mengandung ekstrak akar licorice. Zat ini dapat menyebabkan anjloknya kadar kalium dan terjadinya ketidakseimbangan mineral lain di dalam tubuh manusia.

Apa itu licorice?

Licorice atau akar manis berasal dari tanaman Glycyrrhiza glabra yang berbentuk semak dan sebagian besar ditanam untuk tujuan komersial di Yunani, Turki, dan Asia. Karena rasanya, ekstrak tanaman ini sering dipakai sebagai pemanis makanan atau minuman.

Sudah sejak ribuan tahun lalu manusia mengonsumsi licorice yang dikatakan memiliki khasiat sebagai obat herbal. Licorice sendiri memiliki lebih dari 300 kandungan senyawa dan beberapa di antaranya memiliki sifat antivirus dan antimikroba.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun dan akar licorice bisa membantu meringankan infeksi pada kulit. Sejumlah orang juga percaya bahwa licorice dapat membantu meringankan sakit tenggorokan.

National Institutes of Health (NIH) di Amerika Serikat mengatakan akar tanaman ini sudah sejak dulu kala digunakan sebagai obat tradisional dalam pengobatan di dunia Timur maupun Barat. Namun, NIH mengatakan tidak ada cukup data yang tersedia untuk menentukan apakah licorice efektif dalam mengobati kondisi medis apa pun.

Batasi takaran konsumsi

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) memperingatkan bahwa memakan sedikitnya 2 ons licorice hitam setiap hari selama dua minggu berturut-tutur dapat menyebabkan masalah irama jantung, utamanya bagi mereka yang berusia lebih dari 40 tahun.