Makna Kamis Putih Jelang Paskah dan Tradisinya di Berbagai Negara

Misa Paskah di Basilica St Peter Vatikan pada tahun 2008
Sumber :
  • AP Photo/Plinio Lepri

VIVA – Kamis putih atau Kamis Agung adalah sebuah peringatan dalam rangkaian hari sebelum Jumat Agung dan kemudian berlanjut dengan Paskah dalam tradisi Gereja Kristen. Kamis Putih ini memperingati perjamuan terakhir Yesus dengan murid-muridnya dan penetapan perjamuan kudus atau ekaristi yang banyak diperingati oleh warga Nasrani di berbagai belahan dunia.

Pada misa Kamis Putih, pastor juga mencuci kaki umat (jemaat) sebagai simbol peringatan Yesus yang mencuci kaki para muridnya dalam perjamuan terakhir.

Melansir dari Office Holidays, Kamis 14 April 2022, malam Kamis Putih adalah malam di mana Yesus dikhianati oleh muridnya Yudas di Taman Getsemani.

telur paskah

Photo :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

Bagaimana Tradisi Kamis Putih ini lahir dan berkembang?

Kamis Putih awalnya berasal dari nama Latin lama yaitu Dies Mandatum 'Hari Perintah Baru'. Hal ini mengacu pada perintah yang diberikan oleh Kristus pada perjamuan terakhir bahwa harus saling mengasihi. “Aku memberimu perintah baru, yaitu supaya kamu saling mengasihi. Sama seperti aku telah mengasihi kami, demikian juga kamu harus saling mengasihi,” dituliskan dalam Kitab Yohanes 13:34.

Pelayanan Kamis Putih secara tradisional dan menyejarah membuat umat Kristen dan Katolik di seluruh dunia banyak yang merayakannya.

Sementara ibadah Kamis Putih adalah pelayanan doa, menggambarkan peran Yesus yang telah datang ke dunia membawa keselamatan. Sebelum Jumat Agung, Kamis Putih juga memainkan peran dalam tradisi masyarakat perdesaan. Pada Kamis putih warna hijau juga kental dikenakan.

Di Jerman, biasanya orang-orang akan memakan salad segar yang ukuran sayurannya besar sebagai bagian tradisi mereka pada Kamis Putih.

Salad sayur

Photo :
  • inmagine

Sedangkan di Inggris, Kamis Putih menjadi tradisi pemberian sedekah kepada orang-orang miskin. Tradisi ini sudah berlangsung sejak abad ke-12 dan ada catatan berkelanjutan dari masa pemerintahan Raja Edward pertama. Di negara-negara lain, Kamis putih diperingati dengan ibadah dan doa khusyuk di jemaat masing-masing.