ASEAN Siapkan Pasokan Obat Anti Virus

Sumber :

VIVAnews - Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) bekerja sama dengan Jepang menyediakan lima ratus ribu paket obat anti virus, yaitu Tamiflu dan Relenza, di tengah merebaknya ancaman pandemi flu babi. Obat tersebut kini disimpan di Singapura.

Selain itu, sebanyak lima ratus ribu paket lagi sudah didistribusikan kepada negara-negara anggota ASEAN. "Kami telah membentuk sebuah sistem untuk membagikan persediaan antivirus tersebut saat terjadi pandemi," kata Sekretaris Jenderal ASEAN, Surin Pitsuwan, dalam keterangan tertulis kepada VIVAnews, Rabu 29 April 2009.

Sekretariat ASEAN di Jakarta, tambah Surin, juga siaga 24 jam per hari, 7 hari per minggu, untuk mengantisipasi permintaan terhadap obat antivirus tersebut oleh negara-negara anggota. Tamiflu dan Relenza bisa digunakan untuk meredakan gejala flu babi dan mencegah penyebaran dari mereka yang terinfeksi atau terekspos virus.

ASEAN bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengadakan beberapa pelatihan pada 2007, 2008, dan 2009 untuk memasyarakatkan Tamiflu dan Relenza kepada para pejabat kesehatan, serta sistem pengiriman yang efisien ke negara-negara yang meminta.

Sekretariat ASEAN juga berkoordinasi dengan para pejabat kesehatan di Asia Tenggara melalui fasilitas teleconference (sambungan telekomunikasi jarak jauh). Koordinasi itu bertujuan meninjau tindakan preventif yang tengah dilakukan oleh negara-negara anggota ASEAN.

Selain itu Sekretariat ASEAN juga siap mempertimbangkan adanya kesepakatan terkait keamanan pada isu-isu yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, antara lain mengenai pengawasan, karantina, kontrol perbatasan, dan isu relevan lainnya.

Isu mobilisasi sumber-sumber tambahan, seperti persediaan antivirus ASEAN dan Personal Protective Equipment (PPE) juga akan menjadi agenda pembahasan.