Begini Rasanya Murid SMP Amerika 'Jatuh Cinta' Budaya RI

Sumber :
  • KJRI Los Angeles

VIVA.co.id – Rebecca antusias memainkan angklung dan Kempyang sambil terpesona mendengar bunyi yang dihasilkan. Murid SMP di kota Pasadena, Amerika Serikat itu – seperti teman-temannya  – ternyata mulai “jatuh cinta” dengan budaya Indonesia.

”Saya ingin ke Indonesia, ingin melihat pertunjukan orkestra angklung dan gamelan,“ ujar murid kelas 7 tersebut bersemangat.  Demikian ungkap Konsulat Jenderal RI di Los Angeles, Amerika Serikat, akhir pekan kemarin. 

Angklung, Kempyang dan instrumen gamelan lainnya merupakan bagian dari promosi kekayaan seni Indonesia yang ditampilkan KJRI Los Angeles dalam International Heritage Fair di Mayfield Junior School di Pasadena, California, AS pada 29 Januari 2016. Di anjungan KJRI, para murid sekolah dasar sibuk memperhatikan gambar peta Indonesia, hewan khas Indonesia yang umumnya merupakan hewan langka, kuliner Indonesia dan beberapa objek wisata unggulan.

Woww...that’s soo cool!!,” ungkap Jason kala mendengar bahwa mereka dapat menjumpai biawak berukuran raksasa tersebut di Pulau Komodo, Indonesia. Kebanyakan dari murid cukup mengenal Komodo dari tayangan televisi, namun cukup banyak dari mereka yang mengira hewan tersebut sudah punah.

Mereka juga mengamat-amati dan menyentuh pakaian adat khas daerah Jawa dan Sumatera yang dipajang. Beberapa kali mereka kembali ke booth KJRI karena menyukai biskuit dan minuman jus buah produksi Indonesia yang telah dijual di supermarket di AS. 

Ruangan menjadi riuh rendah pada saat tari Tetopengan ditampilkan dihadapan sekitar 500 pengunjung murid. Tari kreasi baru yang berangkat dari reog Ponorogo ini memasukkan gerakan tari Jaipong, pencak silat dan dangdut. Dengan gerakannya yang interaktif, para murid pun berebut untuk berinteraksi dalam tarian.

Partisipasi KJRI dalam International Heritage Fair tersebut merupakan bagian dari KJRI Los Angeles Goes to School, program promosi seni budaya Indonesia dengan membidik sekolah-sekolah di wilayah California. Menurut Konjen RI Umar Hadi, melalui promosi ke sekolah-sekolah, Indonesia dapat dikenalkan kepada publik AS sedini mungkin untuk menumbuhkan ketertarikan mereka terhadap Indonesia, sehingga nantinya diharapkan dapat membentuk para Indonesianis di AS.