Adakah Hubungan Miming dengan Bali Nine?

Miming Listiyani
Sumber :
  • Instagram/Mimingl

VIVA.co.id – Konsulat Jenderal RI di Sydney telah menemui orangtua dari korban pembunuhan, Miming Listiyani, di kediamannya di wilayah barat Sydney, Australia, Sabtu 9 April 2016, untuk menyampaikan belasungkawa dan kesiapan konsuler untuk mengawal kasus ini.

"Kami telah menemui ayah dan ibu korban, dan berbicara mengenai kesiapan kami untuk memberikan bantuan kekonsuleran, termasuk kehadiran kami mendampingi keluarga pada (pemeriksaan data) postmortem --data-data fisik korban setelah meninggal--, Senin 11 April 2016," kata Konjen RI Sydney, Yayan G. Mulyana, kepada VIVA.co.id melalui pesan singkat, Sabtu 9 April 2016.

Menurut dia, dalam pertemuan tersebut kedua orangtua Miming juga menyampaikan terimakasih atas perhatian pemerintah Indonesia dalam menangani kasus ini. Saat ini keluarga korban masih dalam suasana duka yang mendalam.

Rencananya, post mortem terhadap korban akan dilaksanakan pada Senin 11 April 2016, dan pemerintah Indonesia sudah berbicara langsung dengan kepolisian wilayah Burwood (Sydney Barat) untuk menangani kasus ini.

"Investigasi oleh pihak berwenang masih terus dilakukan, dan sedang dikumpulkan bukti-bukti yang ada untuk mendapatkan gambaran dan kronologi kejadian yang utuh. Saat ini jenazah berada di Burwood Morgue," ujar Yayan.

Miming Listiyani adalah WNI yang tewas dibunuh di Sydney, dalam kondisi mengambang di sungai dangkal tanpa busana dan tubuh penuh luka. Seorang pria bernama Khanh Thanh Ly, ditangkap sebagai tersangka pembunuhan Miming dan sedang diinvestigasi.

Belakangan diketahui, Ly adalah teman dari kelompok penyelundup narkoba Myuran Sukumaran, tersangka kasus Bali Nine. Namun, pihak Kementerian Luar Negeri RI belum menerima pernyataan resmi mengenai keterkaitan tersebut.

Laporan: Dinia Adrianjara