Filipina Bantah Ratusan Tentaranya Tewas oleh Abu Sayyaf

Pasukan Filipina dalam suatu latihan operasi amfibi. (REUTERS)
Sumber :

VIVA.co.id - Filipina membantah klaim ISIS yang mengatakan jaringan militannya, Abu Sayyaf, telah menewaskan 100 tentara Filipina dan menghancurkan tujuh truk militer pengangkut pasukan dalam sebuah pertempuran.

Juru Bicara Militer Filipina, Brigadir Jenderal Restituto Padilla, mengatakan, klaim ISIS itu lebih kepada propaganda dan beranggapan pernyataan tersebut sangat menyesatkan serta inkonsistensi.

"Kami tegaskan bahwa kami hanya kehilangan 18 tentara dan berhasil menewaskan 28 anggota Abu Sayyaf sejak pertempuran Sabtu lalu. Tentara kami terus mendorong mereka dan kami tidak akan berhenti sebelum mencapai kemenangan mutlak," kata Padilla, seperti dikutip situs Reuters, Kamis, 14 April 2016.

Selain itu, Padilla juga mengungkapkan, pihaknya belum melihat langsung hubungan kelompok ISIS dengan pemberontak Abu Sayyaf yang bermukim di Basilan, Zamboanga, Filipina Selatan.

"Kami masih mencari bukti (adanya) hubungan itu. Sejauh yang kita tahu dan berdasarkan penyelidikan tidak ada bukti langsung (antara ISIS dengan Abu Sayyaf)," ungkap Padilla.

Sebelumnya, SITE Intelligence, sebuah kelompok asal AS yang melacak aktivitas online organisasi jihad, melaporkan bahwa ISIS mengklaim bertanggungjawab atas terbunuhnya 100 tentara Filipina dan sukses meledakkan tujuh truk yang mengangkut para personil militer negara itu.