AS Peringatkan Adanya Ancaman Teroris di Eropa

Warga Paris ikut menyatakan duka cita pada Belgia. Mereka meletakan lilin diantara bendera Belgia di Place de Republique, Paris.
Sumber :
  • REUTERS/Philippe Wojazer

VIVA.co.id – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memperingatkan warganya pada Selasa, akan kemungkinan serangan teroris di Eropa. Juru Bicara John Kirby, mengatakan, target mencakup gelaran akbar kejuaraan sepak bola Piala Eropa di Prancis.

Kekhawatiran tentang keamanan di Eropa telah meningkat sejak serangan teror di Paris pada 13 November 2015 yang menewaskan 130 orang tewas, dan dilanjutkan serangan Brussels, Belgia, pada 22 Maret 2016 yang menewaskan 32 orang.

"Kami memperingatkan warga AS mengenai potensi risiko serangan teroris di seluruh Eropa. Target yang disasar acara besar, lokasi wisata, restoran, pusat komersial, dan transportasi," kata Kirby, seperti dilansir dari situs Reuters, Rabu, 1 Juni 2016.

Kendati demikian, Kirby tidak mengetahui secara spesifik dan kredibel mengenai kemungkinan serangan teroris di Eropa, Namun, hal ini disampaikannya berdasarkan akumulasi informasi yang ada.

Menanggapi peringatan AS tersebut, Kepala Satuan Polisi Antiterorisme Italia, Lamberto Giannini, mengatakan, hingga kini, belum ada peringatan maupun bukti yang mengarah ke sana.

Akan tetapi, Giannini mengatakan bahwa situasi di Eropa memang membutuhkan perhatian maksimal. Tercatat, pada Juni-Juli tahun ini terdapat tiga gelaran penting di Eropa. Piala Eropa digelar pada 10 Juni-10 Juli, Tour de France diadakan pada 2-24 Juli, serta Hari Pemuda Katholik Dunia yang diselenggarakan di Krakow, Polandia, pada 26-31 Juli.