Korban Badai Matthew Melonjak, 265 Warga Tewas

Seorang warga yang rumahnya rusak karena terjangan Matthew di Les Cayes, Haiti,
Sumber :
  • REUTERS/Andres Martinez Casares

VIVA.co.id – Korban tewas akibat badai Matthew di Haiti, Amerika Selatan, melonjak. Pejabat setempat menyebutkan, setidaknya 265 orang meninggal akibat badai tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Kamis, 6 Oktober 2016 waktu setempat atau Jumat pagi, 7 Oktober 2016, Waktu Indonesia Barat (WIB),  jumlah korban tewas itu termasuk puluhan korban meninggal di salah satu kota di semenanjung barat daya. Badai juga menewaskan empat orang di negara tetangga Republik Dominika.

Sebelumnya, badai itu disebutkan telah menewaskan 140 orang di Karibia, di mana sebagian besar korban terdapat di Haiti. Badai Matthew menerjang Haiti dan Kuba dengan kecepatan mencapai 230 kilometer (km) per jam, Selasa, 4 Oktober 2016.

Badai tersebut bergerak menuju Kepulauan Bahama dan Florida. Badai itu merupakan badai besar pertama yang menghantam Amerika Serikat dalam 10 tahun terakhir. 

Sementara itu, BBC melansir, Jumat, 7 Oktober 2016, jumlah korban tewas akibat badai Matthew mencapai 264 orang. Sekitar 50 orang di antaranya tewas di  bagian selatan Roche-a-Bateau. 

Tak hanya korban tewas. Badai juga telah meratakan sekitar 80 persen bangunan yang ada di kota semenanjung Jeremie. Sementara di provinsi Sud, sekitar 30 ribu rumah hancur.

Status badai telah ditingkatkan ke Kategori Empat yang merupakan klasifikasi badai tertinggi kedua dari lima level skala intensitas badai yang ditetapkan di negara Amerika Serikat.