ISIS Makin Tersudut di Irak, 3.800 Orang Mengungsi

Pasukan Militer Irak.
Sumber :
  • REUTERS/Alaa Al-Marjani

VIVA.co.id – Kementerian Imigrasi Irak melaporkan bahwa lebih dari 3.800 orang telah mengungsi di daerah-daerah sekitar Mosul, sejak pemerintah Irak meluncurkan serangan besar pada pekan lalu untuk menyingkirkan kelompok ISIS.

Juru Bicara Kementerian Imigrasi Irak, Qassim Atiyye, seperti dikutip situs Anadolu Agency, Selasa, 25 Oktober 2016, menyebutkan, sekitar 904 orang telah dipindahkan dari Bashiqa dan Gayara, ke kamp pengungsi di Distrik Sheikhan, selatan Mosul, agar terhindar dari serangan.

Ia juga mengungkapkan bahwa kamp-kamp pengungsi tersebut bisa menampung hingga 300 ribu orang.

Seperti diketahui, selama sepekan lalu militer Irak melancarkan operasi besar-besaran untuk merebut kembali Mosul, kota kedua terbesar di Irak, dengan bantuan koalisi pimpinan Amerika Serikat.

Menjelang operasi digelar, jet tempur Irak telah menjatuhkan puluhan ribu selebaran yang berisi informasi dan petunjuk keselamatan bagi warga Mosul yang masih terkepung.

Selama dua tahun terakhir, militer Irak terus berjuang untuk mendapatkan kembali kendali atas sebagian besar wilayah yang jatuh ke genggaman ISIS.

Pertempuran ini telah menyebabkan lebih dari tiga juta warga Irak tewas dan diperkirakan 10 juta lainnya membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa bahkan menyebut krisis di negeri Seribu Satu Malam ini sebagai salah satu yang terburuk di dunia. ISIS sebelumnya merebut Mosul dari pemerintah Irak pada pertengahan 2014.