African Experience, Restoran 'Rasa' Pengungsi dari Italia

Imigran Timur Tengah mencari suaka ke Eropa.
Sumber :
  • REUTERS / Ognen Teofilovski

VIVA.co.id – Masuknya ribuan pengungsi ke sejumlah negara Eropa menimbulkan keresahan bagi penduduk asli.

Tak jarang, banyak masyarakat lokal di suatu negara menolak kehadiran pengungsi, yang mayoritas berasal dari negara bencana maupun konflik.

Namun di Venice, Italia, sebuah restoran spesial yang dijalankan pengungsi telah dibuka. Pembukaan restoran ini terinspirasi oleh kisah Hamed Ahmadi, seorang pengungsi Afghanistan yang kini tinggal di Italia.

Melansir Reuters, Jumat, 4 November 2016, Ahmadi membuka restoran bernama Afrika Experience, sebuah restoran yang dibuka dan dijalankan secara eksklusif oleh para pengungsi dari berbagai negara.

Restoran yang baru dibuka pekan ini akan melayani pelanggan dengan makanan dari berbagai negara asal pengungsi yang berdatangan melewati sub-Sahara menuju Eropa.

"Restoran ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan antara masyarakat lokal dan pengungsi. Kami juga berharap restoran ini akan membantu menurunkan hambatan antara para migran dengan penduduk setempat," ujar Ahmadi.

Italia merupakan salah satu negara titik kedatangan utama di Eropa bagi orang-orang yang melarikan diri dari penganiayaan dan kemiskinan di Afrika.

Sebagian besar mereka melintasi wilayah Mediterania dan Libya untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Selama tiga tahun terakhir, diperkirakan lebih dari 470 ribu migran terutama dari sub-Sahara Afrika, telah mencapai negeri Pizza dengan menggunakan perahu.

Kendati demikian, tahun ini sekitar 3.750 migran dinyatakan tewas akibat mengambil rute berbahaya di Laut Mediterania.