Bom Bunuh Diri Taliban Tewaskan Empat Warga AS

Tentara Afghanistan di lokasi serangan Taliban.
Sumber :
  • REUTERS/ Omar Sobhani

VIVA.co.id – Seseorang yang diketahui berpakaian layaknya buruh, meledakkan diri di sebuah pangkalan udara milik North Atlantic Treaty Organization, yang ada di Kabul, Afghanistan. Akibat ledakan bunuh diri tersebut, empat warga Amerika Serikat dan 17 lainnya terluka.

Dari empat warga AS yang tewas, dua di antaranya adalah anggota dinas militer AS dan dua lagi kontraktor. Korban luka ialah 16 anggota militer AS dan satu tentara Polandia, yang sedang menjalankan misi NATO.

Dilansir Reuters, Minggu 13 November 2016, serangan yang terjadi pada Sabtu kemarin itu diklaim dilakukan oleh kelompok militan Taliban.

"Bagi mereka yang melakukan serangan ini, pesan saya adalah sederhana. Kami tidak akan tergoyahkan dalam misi kami untuk melindungi AS dan membantu Afghanistan mengamankan masa depan,” kata Menteri Pertahanan AS, Ash Carter.

Menurut Carter, serangan bunuh diri kali ini adalah yang paling mematikan. Desember 2015 lalu, terjadi serangan bunuh diri yang menyebabkan enam orang AS tewas.

Diketahui, Presiden Barack Obama berencana menarik seluruh tentara AS dari Afghanistan. Tapi, niat itu terpaksa ia urungkan, karena masih ada misi membantu tentara Afghanistan melawan kelompok militan Taliban.

Ini sekaligus sebagai tantangan kebijakan luar negeri yang akan dihadapi oleh Presiden AS ke-45, Donald Trump, yang akan resmi mengambil alih jabatan Obama pada akhir Januari 2017 mendatang.

(mus)