Surati Museum Hiroshima, Obama Inginkan Dunia Tanpa Nuklir

Peringatan 70 tahun serangan bom atom di Hiroshima, Peace Memorial Museum, 6 Agustus 2015.
Sumber :
  • REUTERS/Thomas Peter

VIVA.co.id – Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, menyurati Hiroshima Peace Memorial Museum, yang pernah ia kunjungi pada Mei lalu. Pihak museum mengatakan surat yang dikirim langsung dari Gedung Putih ini sampai pada hari Kamis waktu setempat, 1 Desember 2016.

Isi surat tersebut adalah ucapan terimakasih dari sang presiden atas cinderamata yang diberikan oleh Museum Hiroshima kepada dirinya. Dalam surat itu Obama menulis, "Saya mengunjungi Hiroshima guna menegaskan kembali komitmen saya untuk bekerja menuju dunia tanpa senjata nuklir."

Ia juga menuliskan Amerika Serikat dan Jepang memiliki tanggung jawab bersama untuk melihat langsung sejarah dan sesegera mungkin bertindak demi mencegah penderitaan rakyat dunia.

Presiden menyimpulkan suratnya dengan mengatakan, "Selama banyak orang yang meluangkan waktu untuk memahami masa lalu dan merangkul kasih sayang, saya yakin akan ada masa depan yang cerah, masa depan yang lebih damai."

Kepala museum, Kenji Shiga, bersyukur bahwa Obama memperhatikan apa yang telah ia lihat selama berkunjung ke museum. Ia berharap Presiden Obama bisa mengunjungi kembali bersama keluarganya.

Menurut berita yang dilansir dari NHK World, Jumat, 2 Desember 2016, Obama adalah presiden Amerika Serikat pertama yang datang untuk mengunjungi Hiroshima, di mana kota ini menjadi saksi peristiwa pengeboman terdahsyat yang dilakukan oleh Angkatan Udara AS di akhir Perang Dunia II.

Selain Hiroshima, penyerangan militer AS juga dilakukan di Nagasaki. Kedua kota tersebut diserang menggunakan senjata nuklir oleh prajurit-prajurit AS dan menyebabkan korban jiwa sebanyak 129.000 orang.

(ren)