Video Remaja Tewas Usai Dipaksa Imigrasi Minum Narkoba Cair

Cruz Velazquez Acevedo
Sumber :
  • Courtesy of Eugene Iredale

VIVA.co.id – Remaja pria bernama Cruz Velazquez Acevedo diketahui tumbang dan lalu tewas tak lama setelah dia meminum cairan methamphetamine yang dibawanya sebanyak dua botol dari Tijuana, Meksiko. Acevedo meminum cairan itu karena disuruh oleh petugas imigrasi yang sedang memeriksanya.

Dalam video yang pertama kali dipublikasikan media ABC, remaja berusia 16 tahun itu akan kembali ke San Diego, AS dan harus melewati pemeriksaan di pintu imigrasi San Ysidro. Dia mengatakan kepada petugas bahwa dua botol cairan yang dibawanya adalah minuman sari apel.

Dilansir laman The Washington Post, melalui kamera pengintai, terekam bahwa di depan para petugas, remaja itu meminum cairan yang kemudian diketahui methamphetamine atau bahan baku narkotika jenis sabu karena disuruh. Petugas yang bernama Valerie Baird diduga menjadi salah satu orang yang menyuruhnya meminum cairan mengandung obat penenang itu. Tak berhenti, petugas bernama Adrian Perallon kembali menyuruhnya meminum terus-menerus.

Terekam dalam video, Acevedo lantas langsung berkeringat dingin dan disebutkan suhu tubuhnya naik. Dia berteriak hingga akhirnya tumbang setelah detak jantungnya sangat cepat. Dia meninggal dua jam kemudian.

"Jantungku, jantungku," teriak Acevedo pada saat itu.

Keluarga remaja pria itu kemudian memperkarakan kasus ini. Pengacara keluarganya, Eugene Iredale mengatakan remaja yang menyalahgunakan obat di AS adalah kasus yang jamak. Namun perilaku petugas imigrasi itu tak bisa ditolerir.

"Dia hanya bocah 16 tahun dengan perilaku yang belum dewasa," kata Iredale.

Sementara otoritas AS disebutkan sudah setuju jika harus membayar US$1 juta kepada keluarga korban atas keteledoran petugas imigrasi yang menyebabkan kematian itu.

Video kematian Acevedo sebagaimana dilansir ABC sebagai berikut: