Viral TNI Dikeroyok Debt Collector di Koja, 3 Pelaku Diamankan

Ilustrasi pengemudi mobil dicegat dept collector.
Sumber :
  • Instagram @banten.lawyer.club

VIVA – Viral video di media sosial memperlihatkan salah satu anggota TNI diserang dikeroyok oleh warga di gerbang Tol Koja Barat, Jakarta Utara, Sabtu 8 Mei 2021.

Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS mengklarifikasi mengenai video viral itu. Dalam proses pemeriksaan diketahui tiga orang yang melakukan penyerangan terhadap anggota TNI tersebut adalah debt collector yang berusaha merebut mobil yang di kendarai anggota TNI tersebut.

Dalam video viral itu tampak seorang anggota TNI yang sedang mengemudikan mobil dicegat oleh tiga orang pria. Dan, sempat terjadi keributan dengan tarik menarik kunci mobil.

Dalam video itu salah seorang pria yang terekam terlihat melakukan penyerangan. Namun, anggota TNI itu tidak memberikan perlawanan. Pintu mobil kemudian dibuka oleh pria lainnya.

Baca juga: 13 ABK WNA Filipina Positif COVID-19, Ganjar: Saya Belajar dari Ini

“Yang bersangkutan dikabarkan sudah ditangkap oleh tim gabungan dari TNI Polri, ada tiga orang berhasil di tangkap” ujar Herwin dikonfirmasi, Minggu 9 Mei 2021.

Herwin mengatakan, mobil yang dikemudikan anggota TNI itu hendak mengantar orang sakit ke rumah sakit, namun dicegat oleh debt collector.

Herwin menyebut anggota TNI itu bernama Serda Nurhadi, Babinsa Ramil Semper Timur II/O5 Kodim Utara. Di mana Dalam pemeriksaan diketahui, Peristiwa itu terjadi pada Kamis 6 Mei lalu.

"Kurang lebih 10 orang, kemudian di dalam mobil tersebut ada anak kecil dan seorang yang sakit, sehingga anggota Babinsa tersebut berinisiatif untuk membantu dan mengambil alih supir mobil untuk mengantar ke Rumah Sakit melalui jalan Tol Koja Barat," ujar Herwin.

Saat mengambil alih kemudi itu, Serda Nurhadi kemudian mengendarai mobil. Dalam perjalanan Mobil tererbut kemudian di hadang oleh beberapa debt collector, kejadian keributan tersebut kemudian viral. Anggota TNI itu kemudian berinisiatif membawa Mobil ke Polres Jakarta Utara.

"Namun dikerubuti oleh beberapa orang debt collector, karena kondisi kurang bagus maka Serda Nurhadi membawa mobil tersebut ke Polres Jakut dengan diikuti oleh beberapa orang debt collector," ujarnya.

Hingga kini kasus tersebut masih dalam penanganan Mapolres Metro Jakarta Utara. Para pelaku pengeroyokan kemudian berhasil di tangkap dan masih dalam proses pemeriksaan.