Hasil Autopsi, Logam Bersarang di Kepala Sopir Truk Tewas di JORR

Ilustrasi/Penembakan
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Stefanus Tamuntuan mengatakan, hasil autopsi terhadap sopir truk bernama Marthen sudah keluar.

Berdasarkan hasil autopsi didapati sebuah logam bersarang pada kepala korban. Namun, logam itu belum tentu peluru dari senjata api sehingga perlu dilakukan pemeriksaan di Laboratorium Forensik Polri terlebih dulu untuk memastikannya.

"Nah kami kirimkan benda ini ke Labfor untuk diteliti ini benda apa, jenisnya apa, dan asalnya dari mana. Nah saat ini sudah kami kirimkan dan kita tunggu hasilnya," ujarnya di kawasan Jakarta Selatan, Kamis, 12 Juli 2018.

Jika benar itu adalah peluru, pihak kepolisian akan melakukan uji balistik pada peluru itu. Hal itu untuk mengetahui jenis senjatanya. "Kalau itu proyektil baru ke tahap selanjutnya, uji balistik baru kita ketahui ini peluru siapa, kaliber berapa," katanya. 

Menurut dia, sejauh ini sudah ada empat saksi diperiksa. Polisi masih mencari saksi lain dan juga memeriksa kamera Closed Circuit Television di sekitar lokasi.

Dari pengakuan teman korban yang mengendarai truk saat kejadian, sempat ada suara letupan kecil dan tiba-tiba sudah mendapati kepala Marthen  mengeluarkan darah. 

Setelah hasil Labfor keluar, Steven akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara lagi. Hal itu dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian sopir truk itu. "Pasti, pasti kita akan olah TKP lagi, ada petunjuk kita olah TKP lagi," katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang sopir truk besar bernama Marthen diduga terkena peluru nyasar di Tol JORR Km 184 arah Pasar Rebo-Cilandak, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin, 9 Juli 2018.