Sebelum Tewas Ditabrak, Salsabila Minta Foto Bersama

Salsabila.
Sumber :
VIVAnews – Salsabila Yasaroha Aslaha baru saja pulang dari merayakan ulang tahunnya yang ke-17 di Kemang Jakarta Selatan, Sabtu malam 21 September 2013, ketika ia ditabrak mobil hingga tewas, Minggu pagi 22 September 2013.

Rendy Fajar Zein, teman Salsabila yang menjadi korban luka dalam kecelakaan beruntun tersebut, menuturkan peristiwa nahas yang terjadi di Jalan Asia Afrika Senayan Jakarta tersebut. Menurut Rendy, sesungguhnya mereka sudah dalam perjalanan pulang pagi itu. Namun kawan-kawannya ingin makan otak-otak lebih dulu di pinggir jalan.

“Termasuk Salsabila dan Fikri ingin makan otak-otak di pinggir jalan di Senayan,” kata Rendy. Salsabila dan Fikri adalah korban tewas. Ketika mereka berdua makan otak-otak, Rendy tak ikut. Ia beristirahat saja di dalam mobilnya, Honda Accord silver.


“Sekitar 10-15 menit saya di dalam mobil, tiba-tiba ada hantaman. Saya terpontang-panting. Nyeri langsung terasa di dada kanan bawah. Tangan kanan bengkak,” kata Rendy. Ia tak tahu siapa yang menabrak mobilnya yang jelas-jelas sedang dalam kondisi parkir.


“Saya tidak lihat, tapi orang-orang sudah mengamankan. Saya tidak tahu karena saya fokus sama teman-teman saya,” ujar Rendy. Merasa kondisinya lebih baik ketimbang kawan-kawannya, Rendy meminta para sahabatnya dibawa ke rumah sakit lebih dulu.


Rendy tak mengira Salsabila dan Fikri sampai tewas. Ia mengenang, sebelum tragedi itu, Salsabila kerap minta berfoto bersama. “Kak, foto-foto sama Salsabila dulu,” kata Rendy menirukan ucapan almarhumah Salsabila. “Selama merayakan ulang tahun, Salsabila terlihat ceria dan senang. Ternyata akhirnya jadi begini,” sesal Rendy.


Kecelakaan beruntun yang menewaskan Salsabila dan Fikri Rahmadoni itu melibatkan empat mobil dan pejalan kaki. Toyota Altis B 1469 NBB yang dikemudikan oleh David  menghantam tiga mobil, yaitu Honda Accord B 8049 AG, Toyota Vios B 71 AL, dan Mercedes Benz B 2345 KA yang tengah parkir di Jalan Asia Afrika, Senayan. (eh)