Memilukan, Surat Minta Maaf Guru Honorer ke Menteri Yuddy

Surat permintaan maaf guru honorer
Sumber :
  • VIVA.co.id / Bayu Nugraha

VIVA.co.id – Seorang guru honorer di SMAN 1 Ketanggung Brebes, Mashudi (38), tak menyangka harus berurusan dengan pihak berwajib. Dia ditangkap Polda Metro Jaya, Kamis 3 Maret 2016, di Brebes, Jawa Tengah.

Mashudi ditangkap lantaran dianggap mengirim ancaman kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Yuddy Chrisnandi.

Baru sepekan mendekam di balik jeruji Polda Metro Jaya, dia mengaku menyesal. Dia pun berkirim surat kepada Yuddy untuk membebaskannya.

Surat tersebut ia kirim melalui mantan Menteri Pertanian, Suswono.Surat yang ia gores dengan tangannya sendiri dan menggunakan tinta hitam sepanjang tiga halaman mengisahkan penyesalannya selama tinggal di rutan.

Ia mengaku sedih hidupnya terkekang dalam jeruji besi lantaran tak tahu anak dan istrinya harus makan apa karena dia merupakan tulang punggung keluarga.

Beginilah isi surat Mashudi secara lengkap:

Gara-gara SMS tidak menyenangkan kepada MenPAN-RB (Prof. dr. H. Yuddy Chrisnadi) honorer K2 asli Kabupaten Brebes ditahan di Polda Metro Jaya (Mashudi, S.Pd)

K2 asli mengabdi di instansi pemerintah selama 16 tahun dengan honor tertinggi tahun 2016 Rp350 rb.

Masa penahanan penuh dengan kekerasan, 16 tahun kesengsaraan menjadi guru honorer ternyata tidak cukup, harus dibalas dengan jeruji besi yang penuh dengan teman yang benar-benar melakukan kejahatan, cuma gara-gara s tidak menyenangkan

Ya Allah ampunilah segala dosa-dosaku, bukakanlah pintu hati bapak MenPAN-RB (Prof. dr. H Yuddy Chrisnadi) dan keluarganya serta staf ahli MenPAN Bapak Reza Pahlevi supaya memaafku dan membebaskanky dan mengangkat derajatku menjadi PNS.

Mashudi, S.Pd bukan teroris, Mashudi, S.Pd cuma guru honorer K2 asli Kabupaten Brebes yang ingin menjadi PNS mengabdi pada bangsa dan negara Indonesia tercinta.

Kepada teman-teman K2 (FHK2I) di seluruh tanah air, mohon dengan sangat tolong aku dibebaskan dari jeruji besi, Mashudi, S.Pd tulang punggung keluarga sudah tidak punya orang tua, anak dan istri dirumah nasibnya sengsara gara-gara ayahnya di tahan di Polda Metro Jaya.

Kepada Bapak Presiden Joko Widodo, mohon dengan sangat K2 asli diangkat sampai tuntas, mohon dengan sangat Mashudi, S.Pd dibebaskan. Keluarga, anak dan istri, murid-murid menunggu kinerja saya aktif kembali di sekolah.

Kepada Bapak/Ibu: DPR, DPD, DPRD, Kabupaten Brebes, Bupati Brebes, PGRI Brebes, Dewan Pendidikan Brebes, Dinas Pendidikan Brebes, FHK2I mohon aku dibebaskan dari tahanan secepatnya!

Gara-gara ditahan keluargaku sengsara, hutangku bertambah banyak karena Mashudi tulang punggung keluarga.

Sebelumnya, Mashudi ditangkap lantaran mengirimkan ancaman kepada Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

(ren)