Saban 5 Menit, Driver Gojek Dapat Pesan Ini

Pesan kepada pengemudi Gojek
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Anwar Sadat

VIVA.co.id – Para pengemudi Gojek mendapat pesan dari pihak manajemen untuk tidak membuat rusuh dan kerusakan. Pesan itu muncul setiap lima menit sekali di telepon seluler (ponsel mereka). 

"Jangan buat perkumpulan untuk lawan mereka karena akan diproses hukum, karena kekerasan enggak bisa selesai. Gitu pesan kantor," ujar Mujakir (33), seorang driver Gojek, di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu, 23 Maret 2016. 

Lantaran itu, kata Mujakir, meski ada oknum melakukan kekerasan, para driver Gojek tidak akan membalasnya. 

Kemarin, sejumlah sopir taksi sempat merazia para driver Gojek, saat unjuk rasa menuntut penutupan layanan transportasi online. Akibatnya, bentrokan tak terelakkan antara mereka.  

Menurut dia, pihaknya tak takut akan aksi sweeping yang sempat dilakukan pengemudi taksi. "Khawatir sih masih ada tapi enggak kayak kemarin. Ada oknum-oknum yang bikin rusuh. Kita tetap kerja," kata Mujakir yang mengaku tak terlibat bentrokan. 

Tindakan pengemudi taksi yang anarkistis kepada driver ojek online, menurut Mujakir, bukan hal yang pantas. Apalagi hal tersebut dilakukan saat driver sedang mengangkut penumpang. "Yang pertama kali ciptakan kekerasan bukan kita, tapi kita yang udah dikriminalisasi," ujarnya.

Mengenai tuntutan penutupan transportasi berbasis aplikasi, Mujakir berpendapat, "Sebenarnya aneh mereka tuntut hapus Uber dan Grab. Itu pilihan (pakai layanan transportasi) ada pada rakyat."

(mus)