Skenario Polisi Amankan Pendaftaran Ahok-Djarot ke KPUD

Sejumlah polisi bersiap mengamankan KPU DKI Jakarta, Rabu, 21 September 2016.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Eka Permadi.

VIVA.co.id - Kepolisian memperkirakan puluhan orang akan ikut mengiringi pendaftaran Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat ke kantor KPU DKI Jakarta, di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Rabu, 21 September 2016. Oleh karena itu, Kepolisian juga ikut mempersiapkan diri untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

"Kami fokus pengamanan KPUD. Elemen masyarakat yang akan datang memberitahukan Polda. Polda sedang mendalami," kata Kapolres Jakarta Pusat Kobes, Dwiyono, di kantor KPUD, Jakarta.

Dwiyono mengaku terus berkoordinasi dengan Polda untuk mengantisipasi penumpukan massa dan berbagai demonstrasi saat pendaftaran pasangan Ahok-Djarot ke KPU DKI Jakarta.

"Kami telah menyiapkan skenario penyekatan dan rekayasa lalu lintas. Kami siapkan dari Lantas dan Dalmas," ujarnya.

Namun, Dwiyono enggan menyebutkan titik mana yang dianggap krusial terjadi penumpukan massa. "Itu situasional. Kami siapkan untuk antisipasi di semua lokasi," katanya.

Ia mengimbau semua elemen masyarakat yang datang ke KPU untuk mengantar pasangan Ahok-Djarot mengikuti peraturan yang ada. Sebab, bila kawasan sekitar KPU DKI Jakarta itu macet, maka dampaknya bisa ke mana-mana.

PDIP akhirnya resmi mengusung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.

Rencananya, mereka akan mendaftarkan calon petahana itu ke KPU DKI Jakarta, Rabu, 21 September 2016, sekitar pukul 13.00 WIB. (ase)