Rumah Wartawan VIVA.co.id Dibobol

Rumah wartawan dibobol maling di Grand Depok City (GDC), Depok, Jawa Barat
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Zahrul Darmawan

VIVA.co.id – Kasus pencurian dengan sasaran rumah kosong (rumsong) kembali terjadi di Kota Depok, Jawa Barat. Kali ini, pencuri membobol rumah wartawan VIVA.co.id di kawasan Grand Depok City (GDC), Cluster Dahlia, Blok A Nomor 23. Pelaku menggondol beberapa barang elektronik dan sejumlah mata uang asing milik korban.

Irvan Liberty, pemilik rumah, mengatakan, pihaknya mengetahui peristiwa pencurian itu setelah mendapat kabar dari sekuriti kompleks, Senin, 7 November 2016, sekitar pukul 20.00 WIB. 

“Saat itu saya sedang tidak di rumah, sedang kerja. Istri juga lagi kerja dan rumah memang kosong. Nah, saya dapat kabarnya tadi malam dari sekuriti sini (kompleks). Katanya pintu rumah saya terbuka, begitu mendapat kabar ya saya langsung pulang ke rumah,” katanya kepada VIVA.co.id, Selasa, 8 November 2016.

Sesampainya di rumah, Irvan dan istrinya Ezra, mendapati sejumlah ruangan sudah dalam keadaan berantakan. “Pintu bagian dalam juga rusak seperti kena benda tajam,” ujar pria yang juga sebgai wartawan di harian nasional.

Para pelaku, lanjut Irvan, membawa kabur laptop, televisi dan sejumlah mata uang asing senilai Rp3 juta. “Salah satu tetangga sempat melihat ada dua pria naik motor, Senin pagi, sekitar pukul 10.00. Yang satu kurus dan satunya lagi tua. Salah satu dari mereka terlihat keluar membawa seperti tas kain. Nah tetangga saya mengira itu saudara saya makanya enggak curiga,” ujar Irvan.
 
Di tempat yang sama, Ezra menambahkan, pihaknya berharap kasus ini bisa segera terungkap dan pelaku mendapat ganjaran yang setimpal atas perbuatannya. “Kalau bisa patrolinya lebih ditingkatkan karena di sini ternyata rawan,” ujar jurnalis VIVA.co.id tersebut.

Sementara itu, berdasarkan hasil olah tempat kejadian (TKP), polisi menduga pelaku lebih dari satu orang. Salah satu dari mereka masuk melalui pintu bagian belakang dengan cara memanjat dinding tembok. “Saat ini kasusnya sedang kami kembangkan. Kami juga telah memeriksa saksi dan korban untuk mencari petunjuk atas kasus ini,” kata Kapolsek Sukmajaya Komisaris Supriyadi. (ase)