Komputer Terbatas, UNBK Sekolah di Jaktim Dibagi Dua Sesi

Wakil Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar meninjau pelaksanaan UNBK di SMKN 40
Sumber :
  • VIVA/Anwar Sadat

VIVA.co.id – Wakil Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar, meninjau proses berlangsungnya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari kedua di beberapa sekolah di Jakarta Timur. Peninjauan ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan dari sekolah untuk menghadapi ujian nasional.

Sekolah yang dikunjungi yaitu SMKN 40 Jakarta, dan juga SMK Pangudi Luhur, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. "Jadi, kami meninjau sejauh mana kesiapan sarana dan prasarana, baik itu komputer, ruang kelas, dan juga jaringan internetnya," kata Anwar di SMKN 40 Jakarta.

Saat ini, menurut Anwar, proses berlangsungnya UNBK di beberapa sekolah masih mengatasi keterbatasan komputer. Untuk melakukan UNBK, para siswa harus dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 hingga 09.30 WIB dan sesi kedua pukul 10.30-12.30 WIB.

"Di SMKN 40, itu siswanya ada 143, dan di Pangudi Luhur itu 99 peserta. Jadi para peserta di sekolah tersebut dibagi dua shift karena keterbatasan komputer," ujar Anwar.

Meski begitu, Anwar mengatakan, saat ini proses UNBK sudah lebih baik dari tahun sebelumnya. Seperti sudah adanya genset atau juga UPS yang dapat digunakan saat listrik padam.

Ke depan, Anwar menginginkan agar UNBK semakin baik pada setiap tahunnya. Ia juga akan berusaha agar UNBK tahun depan, prosesnya dapat berjalan secara bersamaan tanpa adanya pembagian sesi.

"Kami akan evaluasi lagi seperti apa nanti ke depannya, dan akan koordinasikan dengan pimpinan provinsi yaitu Pak Gubernur. Nanti kalau bisa, UNBK satu shift, bukan dua shift," ujarnya. (art)