Jembatan Ambles, Akses Jalan ke Margonda Depok Terputus

Jembatan ambles di antara Pancoran Mas-Margonda, Depok, Selasa, 2 Mei 2017.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Zahrul Darmawan

VIVA.co.id – Jembatan penghubung antara Pancoran Mas, Cipayung, menuju Jalan Margonda Depok, Jawa Barat, ambles selebar 10 meter, Selasa, 2 April 2017. Akibatnya akses jalan terputus untuk sementara waktu. 
        
Pantauan VIVA.co.id, peristiwa ini membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian macet panjang. Aparat dibantu warga melakukan pengalihan arus lalu lintas dari arah Cipayung yang akan menuju Jalan Nusantara maupun Jalan Dewi Sartika atau Jalan Margonda melewati Jalan Kalilicin. Kemudian menuju Jalan Poinmas, Jalan Sawangan Raya, Pancoran Mas Depok. Begitu pun arah sebaliknya menggunakan rute yang sama.
      
"Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, maka kami lakukan penutupan untuk sementara waktu. Baik itu kendaraan roda empat maupun roda dua," kata Kasat Lantas Polresta Depok, Komisaris Polisi Sutomo.

Ketua LPM setempat, Mamad Labet, mengungkapkan, warga sebenarnya sejak lima bulan lalu mengeluhkan kondisi jembatan yang mulai retak. Namun, hal itu tidak direspons secara serius oleh Pemerintah Kota Depok. "Pas sudah kejadian baru deh kaya gini (ditangani)," katanya. 

Jembatan ini, kata Mamad, telah berumur sekitar 25 tahun. Minimnya perhatian dan perawatan membuat kondisi jembatan semakin ringkih setelah tergerus air akibat curah hujan yang cukup tinggi.  "Fondasinya tergerus air kali. Kami mohon segera diperbaiki karena ini jalan utama," ujarnya. 
        
Menanggapi hal itu, Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Wilayah Satu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Bachrum, mengemukakan, laporan yang disampaikan warga telah direspons namun belum sempat ditindaklanjuti karena terkait Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Wilayahnya kan besar, harus ada prinsip barang dan jasa yang harus diusulkan di Musrenbang. Jadi ketika terjadi hal ini cepat ditangani. Ini harus diganti tapi harus ada proses dulu ya itu tunggu APBD," ujarnya.

Namun untuk sementara, lanjut Bachrum, pihaknya melakukan penanganan pertama. Dia mengklaim, penanganan ini bisa memperkuat fondasi jembatan hingga Oktober nanti. 
       
"Sambil kita menunggu perbaikan total. Diperkirakan pergantian keseluruhan nantinya akan menelan anggaran Rp1 miliar sampai dengan Rp2 miliar. Karena itu kita tunggu APBD," ujarnya. 
     
Selama perbaikan sesi satu (penanganan sementara) diperkirakan akan memakan waktu 21 hari. "Ya selama 21 hari itu kita tutup dulu jalannya," katanya. (one)