Ada Ganjil Genap Tol Tangerang, Polri Optimis Urai Kemacetan

Ganji genap di tol Tangerang
Sumber :
  • Sherly/VIVA.co.id

VIVA – Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa berharap, dengan adanya kebijakan pembatasan kendaraan sistem ganjil genap di tol Tangerang dan Cibubur dapat mengurai kepadatan sebesar 47 persen.

Kebijakan ganjil genap di tol Tangerang-Cibubur akan dilakukan pada Senin, 16 April 2018 besok.

"Seharusnya ya berdasarkan perhitungan kami itu adalah 47 persen (mengurangi kepadatan)," ujar Royke di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu 15 April 2018.

Royke menuturkan, untuk ujicoba ini akan dilakukan selama dua minggu. Selama uji coba tidak ada penindakan penilangan.

Dalam uji coba, nantinya pihak Kepolisian dan petugas Dinas Perhubungan akan mengawasi setiap gerbang tol yang sudah ditetapkan pemberlakuan ganjil genap. Untuk ruas tol Tangerang, gerbang tol yang akan diawasi gerbang tol Tangerang 2 dan Kunciran. Untuk ruas tol Jagorawi akan diawasi di gerbang tol Cibubur 2.

"Perlakuan kan awal Mei. Seminggu sampai dua minggu (uji coba). Jadi belum ada penilangan. Kami masih mengarahkan di pintu-pintu yang tadi kami arahkan ada U-Turn ada jalan lain tapi masih mengarahkan," ujarnya.

Dalam penerapan kebijakan ini, Royke menuturkan, pemerintah sudah menyiapkan bus sebagai transportasi umum. Hal ini dilakukan untuk mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

"Di beberapa komplek perumahan Alam Sutera di BSD, Melati Mas dan Cibubur dan lain-lain kami siapkan angkutan umum premium sama seperti di Bekasi," katanya.

Kebijakan ganjil genap ini, lanjut Royke, juga dilakukan untuk menyambut pergelaran Asian Games 2018 pada Agustus nanti.

"Selain ingin merubah kebiasaan kita para pemakai jalan di Jabodetabek, jangka menengah adalah menyambut Asian Games." (mus)