Cara Mudah Membedakan Telur Infertil dan Fertil

Telur ayam/kuning telur.
Sumber :
  • Freepik/4045

VIVA – Masyarakat dihebohkan dengan adanya telur infertil yang beredar di pasaran. Telur infertil merupakan telur yang berasal dari perusahaan-perusahaan pembibitan atau yang dikenal dengan nama telur HE (hatched egg) biasanya telur ini telah dibuahi untuk ditetaskan. 

Telur infertil terbentuk ketika telur itu tidak untuk ditetaskan. Sebab telur infertil terbentuk tidak mengandung sperma ayam pejantan. Sedangkan pada telur fertil merupakan telur yang dapat ditetaskan karena di dalamnya terdapat sperma pejantan.

Dikutip dari situs resmi Universitas Gajah Mada, Ketua Prodi S1 Gizi Kesehatan FK-KMK UGM, R.Dwi Budiningsari, S.P.,M.Kes.,Ph.D menyampaikan bahwa tidak ada perbedaan kadar gizi antara telur ayam fertil dan infertil. 

"Tidak ada bukti ilmiah yang menyebutkan adanya perbedaan kandungan gizi antara telur fertil dan telur infertil," ujar Dwi Budiningsari dikutip, Kamis, 11 Juni 2020.

Ia juga menyampaikan jika kedua telur tersebut sama-sama bisa dan aman untuk dikonsumsi, namun dengan catatan keduanya masih sama-sama layak atau belum busuk.

Daya simpan telur infertil usianya lebih pendek sehingga lebih cepat membusuk yaitu hanya bertahan selama 7 hari. Sedangkan telur ayam ras yang dihasilkan peternak bisa bertahan selama 30 hari di suhu ruangan. 

Meski memiliki gizi yang sama, telur infertil tidak boleh diperjualbelikan Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2017 tentang Penyediaan, Peredaran, dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi. 

Pada Pasal 13 ayat 4 disebutkan jika Pelaku Usaha Integrasi, Pembibit GPS, Pembibit PS, Pelaku Usaha Mandiri, dan Koperasi dilarang memperjualbelikan Telur Tertunas dan infertil sebagai Telur Konsumsi.
 
Lalu bagaimana membedakan telur infertil dan fertil? 

Perbedaan yang paling mendasar dan dapat dilihat secara sekilas telur yang infertil itu bentuknya terlihat lebih terang daripada yang yang fertil, karena sudah jadi penggumpalan kuning telur. Sementara yang infertil tidak terjadi penggumpalan.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengetahui jika telur itu infertil adalah dengan memanfaatkan kegelapan dan pencahayaan menggunakan senter. 

Jika dilihat dengan senter telur ayam fertil biasanya pada masa inkubasi selama 4 hari  terlihat embrio yang biasanya terlihat serat pembuluh darah pada telur. 


Baca juga: Aksi Sok Jago Ambil Paksa Jenazah Pasien Corona Malam-malam Digagalkan