Banjir Bandang Terjang Kabupaten Agam Sumbar

Banjir bandang di Sumatera Barat.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andri Mardiansyah

VIVA – Banjir bandang yang disebabkan oleh tingginya intensitas hujan sejak Rabu sore, menghantam Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu malam 20 November 2019. 

Berdasarkan informasi yang diterima VIVAnews, tercatat ada sebanyak 13 rumah warga yang terdampak banjir bandang ini. Meski demikian, belum ada laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam. 

Meski sulit lantaran kondisi tanah masih labil dan curah hujan masih tinggi, namun tim rescue yang dikerahkan masih berusaha melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak.

"Ya benar, banjir bandang kembali melanda warga Galapuang. Kali ini, ada 13 unit rumah, satu unit MDA dan satu unit bangunan masjid  terkena dampaknya. Ada juga rumah warga yang hanyut. Total jumlah Kepala Keluarga yang terdampak sebanyak 13 KK dengan total 80 jiwa," kata Camat Tanjung Raya, Handria Asmi, Rabu malam 20 November 2019.

Menurut Handria, musibah banjir bandang yang terjadi sekitar  pukul 18.30 WIB ini, juga menyebabkan gerakan tanah (longsor) di dua titik yang berbeda yakni, di Jorong Galapuang dan Banda Cikal. Bagi warga yang berhasil dievakuasi, untuk sementara diungsikan di rumah kerabat terdekat.

"Juga ada longsor di dua titik. Kondisi sekarang masih hujan lebat," ujar Handria.

Berikut daftar pemilik bangunan yang terdampak

1. Rusdi (53 tahun) rumah hanyut
2. Rosni (80 tahun) rumah hanyut
3. Lisa Masni (42 tahun) terdampak
4. Ermawati (62 tahun) terdampak
5. Tomi Saputra (38 tahun) terdampak
6. Elizar (55 tahun) terdampak
7. Murniati (55 tahun) terdampak
8. Libra (45 tahun) terdampak
9. Nurhayati (67 tahun) terdampak
10. Roni Marta, terdampak
11. Roza Linda, terdampak
12. Nursima, terdampak
13. Mardi, terdampak