Massa FPI Bikin Macet Bandara, Curhat Penumpang Ketinggalan Pesawat

Ribuan simpatisan Habib Rizieq memasuki kawasan Terminal 3 Bandara Soetta.
Sumber :
  • Viva.co.id/ Sherly (Tangerang)

VIVA – Kerumunan massa pendukung dan simpatisan Front Pembela Islam (FPI) di sekitaran Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, untuk menyambut kedatangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab menyebabkan kepadatan lalu lintas luar biasa menuju arah bandara.

Berdasarkan pantauan, massa FPI dari berbagai daerah datang dan memadati kawasan bandara sejak Selasa dini hari, 10 November 2020. Padahal, pesawat yang ditumpangi Habib Rizieq baru mendarat di Bandara Soetta pukul 08.44 WIB. 

Ratusan simpatisan tersebut mengenakan baju serba putih, serta membawa spanduk bertuliskan 'Selamat Datang Habib Rizieq Shihab' melakukan longmarch dan awalnya hanya diperbolehkan masuk hanya sampai area masjid Salahuddin Al-Ayubi yang ada di kawasan parkir Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 

Saat ini, massa sudah mulai memasuki kawasan Terminal 3, petugas gabungan pun telah berjaga di Pos Polisi Terminal 3 untuk berjaga agar massa tidak masuk ke kawasan inti Terminal 3.

Kerumunan massa FPI ini membuat kemacetan luar biasa di ruas tol Cengkareng menuju Bandara Soekarno Hatta. Pantauan TMC Polda Metro Jaya, kecepatan kendaraan di ruas tol bandara 0 km per jam alias stuck.

Sejumlah penumpang pesawat maupun pekerja di bandara pun berteriak. Banyak diantara mereka yang mengalami keterlambatan sampai bandara hingga tertinggal pesawat. Tak sedikit calon penumpang yang memilih berjalan kaki menempuh jarak beberapa kilometer agar bisa sampai di bandara.

Di media sosial, akun Twitter @falla_adinda sempat mencuit pengalamannya pagi ini menuju Bandara Soetta. Ia mengaku bisa sampai bandara setelah 3 jam perjalanan, dari semestinya cuma 30 menit ke bandara. Sampai akhirnya ketinggalan pesawat.

Tak hanya penumpang, sejumlah kru pesawat, seperti pilot dan pramugari juga mengalami keterlambatan tiba di bandara. Dari foto-foto di media sosial, mereka terlihat berjalan kaki menuju bandara. Kondisi ini tentu berdampak pada jadwal penerbangan maskapai. 

Maskapai Garuda Indonesia memberikan insentif bagi penumpang terdampak kemacetan imbas kedatangan Habib Rizieq. Garuda Indonesia akan membebaskan biaya penyesuaian jadwal penerbangan maupun refund tiket bagi penumpang yang terdampak kondisi kemacetan tersebut.

"Kami sepenuhnya mengerti kekhawatiran yang dialami penumpang," kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, dalam keterangan tertulisnya, Selasa 10 November 2020.

"Garuda Indonesia berkomitmen untuk selalu menghadirkan sejumlah solusi bagi penumpang, yang terdampak imbas kemacetan akses menuju bandara," ujarnya.

Adapun bagi para penumpang yang masih harus melanjutkan perjalanannya, Irfan memastikan bahwa pihaknya juga telah mempersiapkan opsi pengalihan jadwal keberangkatan ke penerbangan selanjutnya.

Sementara itu, PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, menegaskan tidak menambah fasilitas tambahan terkait kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air. Seperti kedatangan penumpang dari luar negeri pada umumnya.

"Tak ada tambahan fasilitas di lokasi penjemputan terminal 3. Semuanya sama seperti biasa dari mulai pemeriksaan kesehatan dan imigrasi," kata Plt Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Haerul Anwar dalam keterangan persnya, Selasa, 10 November 2020

Sementara itu, terkait kepadatan lalu lintas imbas kepadatan massa dan simpatisan FPI yang datang ke bandara Soetta untuk menjemput Habib Rizieq, Haerul mengaku pihak Angkasa Pura terus berkoordinasi dengan aparat Kepolisian agar layanan penumpang lainnya tidak terganggu.

"Kami saat ini terus berkoordinasi dengan aparat keamanan terkait kepulangan Habib Rizieq Shihab tersebut. Hal ini guna tidak adanya gangguan pelayanan publik di Terminal 3 Kedatangan Internasional yang menjadi lokasi penjemputan," ujarnya. (ren)