Sebagian Listrik di Kalsel dan Kalteng Padam gara-gara Gangguan SUTT

Ilustrasi petugas PLN periksa kabel listrik.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rahmad

VIVA – Gangguan sistem kelistrikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (KV) di jalur transmisi mengakibatkan interkoneksi suplai listrik ke sebagian wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) terganggu.

"Namun secara bertahap PLN saat ini dalam tahap penormalan Gardu Induk dan selanjutnya akan melakukan penormalan jaringan distribusi listrik kepada pelanggan," sebut keterangan Humas PLN Wilayah Kalselteng di Palangka Raya, Kamis, 27 Mei 2021.

PLN mengaku menyesal dengan kejadian tak terduga itu sehingga membuat sebagian aktivitas masyarakat terganggu.

Manager Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah Suhadi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan PLN di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

"Kami sangat menyesal atas kejadian tidak terduga ini, sehingga mengakibatkan terhentinya suplai listrik sebagian pelanggan PLN. Adapun informasi yang dapat kami sampaikan saat ini terkait penyebab gangguan sistem kelistrikan dikarenakan indikasi gangguan transmisi," jelasnya.

Dia menambahkan, sampai pada pukul 16.00 Wita atau 15.00 WIB dari total 217,81 MW beban padam, PLN sudah berhasil menormalkan sebanyak 65,56 MW. Sebanyak 38.338 Pelanggan PLN sudah dapat kembali menikmati listrik.

"Saat ini Petugas PLN sedang berjibaku melakukan penyesuaian sistem kelistrikan kembali, secepatnya saat suplai kembali normal, suplai listrik Pelanggan akan segera tersalurkan kembali," katanya.
 
Suhadi minta doa dan dukungan pelanggan agar proses percepatan penormalan suplai listrik dapat segera terselesaikan. Dia meminta masyarakat selaku pelanggan listrik dapat bersabar karena PLN berkomitmen akan menangani gangguan sistem kelistrikan ini secepat mungkin. (ant)