Nadiem Cerita Pengalaman Tak Terlupakan Nginap Bersama Suku Anak Dalam

Mendikbudristek Nadiem Makarim
Sumber :
  • Syarifuddin Nasution/ VIVA.

VIVA – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim berkunjung ke Kabupaten Sarangun, Jambi bertemu Suku Anak Dalam (SAD). Nadiem pun menyempatkan diri bermalam menginap dengan mereka.

Dalam kunjungan Nadiem, meninjau sekolah serta taman belajar anak SAD. Dia pun mengaku sangat salut mendengar perjuangan para guru-guru anak rimba

"Mereka sangat baik, ada satu ruangan belajarnya buat saya menginap dan langsung ngobrol-ngobrol sama SAD beserta sama orang tua mereka," ujar Nadiem di Jambi dikutip, Kamis, 23 September 2021.

Nadiem juga saat mencari tahu mengenai apa pendidikan yang didapatkan SAD saat ini. mengingat pola hidup lingkungan tersebut berbeda dari masyarakat umum. Begitu juga tantangan guru yang harus keluar ke hutan setiap hari demi memberikan pendidikan kepada anak-anak SAD. 

"Kesulitan para guru itu saat anak-anak SAD berpindah pindah lokasi tempat tinggalnya," jelasnya.

Lebih lanjut para guru dan tenaga pengajar SAD pun bercerita ke Nadiem. Bagaimana mengajar anak SAD dengan selalu membawa makanan demi menjadikan anak SAD lebih bergairah untuk diajar. Tak hanya itu, mereka juga membawakan juga pakaian, dan sering minta izin kepada orang tua anak apakah boleh dimandikan atau tidak. 

"Jasa para guru untuk anak rimba, menurut saya sangat mengharukan sekali. Saya mendengar ceritanya karena saya langsung ngobrol sama orang tuanya," terangnya.

Baca juga: RI Punya 285 Menara Suar, Kemenhub: Keamanan Pelayaran Jadi Prioritas

Nadiem menceritakan, saat istirahat malam bersama SAD, sekitar pukul 22.30 wib ada suara aneh dan langka sampai mendekati penginapannya dan saat ada suara ketokan pintu beberapa kali. 

Dia pun langsung membuka dan sontak terkejut melihat kedatangan anak anak rimba ramai datang. Kala itu dia menghabiskan malam begadang dan berdialog bersama anak rimba. 

"Luar biasa, anak-anak rimba bercerita pengalaman berburu dan luar luar biasa juga melihat orang tuanya ada kemalaman," ujarnya.

"Jadi menginap dengan suku anak dalam tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup dan sangat luar biasa," tutupnya.