Seorang Ibu Rumah Tangga di Kaureh Papua Tewas Dipanah

Seorang ibu rumah tangga tewas dipanah di Distrik Kaureh, Papua.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Aman Hasibuan (Papua)

VIVA – Seorang ibu rumah tangga berinisial YR (31) meninggal dunia setelah dipanah oleh seorang karyawan swasta berinisial PJ (40), di Distrik Kaureh, Kabupaten Jayapura, Papua.

Kapolres Jayapura Ajun Komisaris Besar Polisi  Fredrickus W.A Maclarimboen membenarkan ada penganiayaan terhadap seorang ibu rumah tangga YR (31), di Nuri Estate Eko 6 SKIP Sinar Mas, Distrik Kaureh, sekitar pukul 13.30 WIT.

"Ya benar, telah terjadi kasus kekerasan terhadap seorang Ibu rumah tangga yang mengakibatkan korban YR (31) meninggal dunia," ujarnya, Rabu, 27 Oktober 2021.

Pelaku PJ (40) saat ini, ujar Kapolres, telah diamankan polisi di Mapolsek Kaureh guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Fredrickus menjelaskan, dari keterangan saksi bahwa sekitar pukul 12.00 WIT, korban berjalan ke arah rumahnya dengan luka panah dan langsung tergeletak di depan rumahnya.  Mendengar adanya kejadian tersebut, anggota Polsek Kaureh bergegas ke tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil mengamankan pelaku yang mencoba melarikan diri.

Ilustrasi/Korban pembunuhan

Photo :
  • VIVAnews/ Zahrul Darmawan (Depok)

Lanjut Kapolres, dari hasil interogasi awal pelaku PJ (40) menganiaya dengan cara memanahnya yang menyebabkan korban meninggal dunia.  Pelaku mengaku melakukan penganiayaan dikarenakan memiliki dendam terhadap korban dan keluarganya yang mana sekitar bulan Februari 2021 lalu, suami korban pernah bertengkar dengan pelaku.

“Kini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polsek Kaureh untuk dilakukan proses selanjutnya,” katanya.

Kapolres mengungkapkan, pihaknya telah menyerahkan korban kepada pihak keluarga dan sudah berkoordinasi untuk menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.

Untuk mengantisipasi adanya balasan dari keluarga korban, kata Kapolres, pihaknya telah menyiagakan anggota polsek setempat dan mengimbau masyarakat tetap tenang karena masalah penganiayaan tersebut sudah ditangani polisi.