6 Gempa Terparah yang Pernah Terjadi di Indonesia, Aceh No 1

Gempa di Aceh
Sumber :
  • Instagram @dmiiofficial

VIVA – Seperti yang kita ketahui bahwa wilayah Indonesia terbilang sering mengalami bencana alam karena berada di Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire). Bencana alam yang sering dialami oleh Indonesia seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi. Diketahui ada 500 ribu gempa yang diperkirakan terjadi pada setiap tahunnya berdasarkan dari sejumlah penelitian. 

Dari 500 ribu gempa yang terjadi tersebut setidaknya ada sekitar 100 ribu yang gempanya dirasakan oleh manusia. Dari sejumlah gempa bumi yang pernah terjadi di wilayah Indonesia, terdapat  beberapa gempa terparah yang pernah mengguncang Indonesia. Berikut 5 gempa terparah yang pernah terjadi di Indonesia, mengutip dari Kaltim Today.

1. Aceh (2004)

Salah satu gempa terparah yang pernah dialami di Indonesia adalah peristiwa gempa di Aceh pada tahun 2004 silam. Bencana alam tersebut terjadi di lepas pantai Sumatera, dasar Samudera Hindia. Kekuatan gempa di Aceh tercatat mencapai 9,3 SR. Gelombang tsunami yang ditimbulkan gempa tersebut tingginya mencapai 30 meter. 

Gempa yang terjadi ini tidak hanya menimpa wilayah Indonesia saja, melainkan juga di sejumlah negara lain yakni Thailand, Sri Lanka, India, Maladewa, Thailand, Myanmar, Malaysia, Somalia, Tanzania, Seychelles, Bangladesh dan Kenya. Akibat gempa tersebut ada sekitar 230.000 korban jiwa. 

2. Nias (2005)

Pada tahun 2005 wilayah Indonesia di bagian Sumatera kembali dilanda gempa bumi yang terbilang cukup parah. Pusat gempa berada di dasar Samudra Hindia, di lepas pantai Pulau Sumatera di antara dua pulau yakni Pulau Nias dan Pulau Simeulue. 

Gempa tersebut berkekuatan 8,7 SR berdasarkan catatatn seismik dan getarannya dirasakan hingga ke negara sekitar yakni Bangkok, Thailand dan sekitar Nias dalam jarak 1.000 km. Ada kemungkinan yang muncul bahwa gempa ini terjadi karena dipicu gempa sebelumnya di Aceh pada tahun sebelumnya. Tercatat ada sebanyak 1.346 orang yang meninggal dunia akibat dari gempa bumi yang terjadi di Nias. 

3. Pangandaran (2006)

Selain Sumatera, pulau Jawa juga pernah diguncang gempa besar pada 17 Juli 2006 dengan kekuatan gempa yang mencapai 7,7 SR dan ketinggian gelombang tsunami yang dihasilkan dari gempa tersebut mencapai 21 meter. Gempa yang juga disebut sebagai “Tsunami Earthquake” tersebut terjadi di lepas Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Akibat gempa yang terjadi di Pangandaran ini terdapat 668 korban jiwa, 65 orang dinyatakan hilang yang diperkirakan juga tewas dan 9.299 orang luka-luka. 

4. Yogjakarta (2006)

Gempa yang parah juga pernah terjadi Yogyakarta dan Jawa Tengah pada Mei 2006 lalu. Gempa dengan kekuatan 5,9 SR atau 6,3 SR menurut perhitungan Balai Survei Geologi Amerika Serikat (USGR) tersebut terjadi selama 57 detik. Kedalaman gempa diketahui hingga 7,5 km. Akibatnya banyak rumah warga di wilayah tersebut yang hancur dan menjadi rata dengan tanah. Bahkan sampai menelan korban jiwa yang mencapai 6.234 orang. Jaringan komunikasi juga terputus dan sebanyak  200.000 orang harus mengungsi. 

5. Padang (2009)

Wilayah Sumatera Barat juga pernah mengalami bencana alam gempa bumi pada 30 September 2009. Kota Padang yang tertimpa gempa tersebut pun langsung mengalami kehancuran begitu juga kota lainnya yang berada di sekitar Sumatera Barat. Gempa yang terjadi di lepas pantai Sumatera Barat, sekitar 50 km barat laut Kota Padang tersebut berkekuatan 7,6 SR dan memakan korban jiwa sebanyak 1.117 orang. 

Gempa termasuk dalam gempa terparah di Indonesia karena menyebabkan beberapa wilayah di Sumatera Barat mengalami kerusakan yang parah. Wilayah yang terdampak gempa diantaranya seperti Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kota Padangpanjang, Kabupaten Agam, Kota Solok dan Kabupaten Pasaman Barat.

6. Donggala, Palu (2018)

Gempa terparah terakhir yang pernah terjadi di Indonesia yakni terjadi di Donggala, Palu pada 28 September 2018 lalu. Tak hanya satu kali, gempa tersebut terjadi dalam beberapa kali dan gempa yang paling kuat berada di angka ,4 SR dengan diikuti gelombang tsunami yang menimpa pantai barat Pulau Sulawesi bagian utara. Ketinggian tsunami mencapai 1,5 meter hingga 3 meter di Kota Palu dan Donggala.

Gempa tersebut guncangannya dirasakan hingga ke Kabupaten Donggala, Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Sigi, Kabupaten Poso, Kabupaten Tolitoli, Kabupaten Mamuju bahkan sampai ke Kota Samarinda, Kota Balikpapan dan Kota Makassar. Tak hanya diikuti dengan gelombang tsunami, gempa ini juga mengakibatkan tanah bergerak (likuifaksi). Akibat gempa yang termasuk parah ini lebih dari 2.113 orang menjadi korban jiwa, 1.309 orang dinyatakan hilang dan sebanyak 4.612 orang mengalami luka-luka.