Mensos Risma Mengaku Tidak Mengusulkan Anggaran Bansos El Nino 2024

Mensos Tri Rismaharini Hadiri Sidang Perselisihan Hasil Pilpres 2024
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

Jakarta - Menteri Sosial, Tri Rismaharini, mengaku tak berani mengusulkan anggaran untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino pada periode 2024. Menteri yang akrab disapa Risma, itu mengaku dirinya tidak berani karena ketidaktahuan soal kondisi keuangan negara.

Hal itu bermula ketika Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo, mempertanyakan mekanisme penganggaran bantuan sosial (bansos) El Nino. Bansos ini yang dipersoalkan, karena dicairkan jelang Pilpres 2024, sehingga termasuk yang dipermasalahkan kubu Anies dan Ganjar dalam gugatan perselisihan hasil pemilihan umum atau PHPU.

"Kalau terkait dengan anggaran tahun yang akan berjalan, tahun berikutnya, untuk El Nino itu Kemensos apakah itu memang kebijakan tersendiri atau itu memang harus diusulkan juga dari kementerian terkait?" tanya Suhartoyo dalam persidangan, Jumat, 5 April 2024.

"Kami enggak berani mengusulkan bapak Yang Mulia," jawab Risma.

"Termasuk tahun sebelumnya?" timpal Suhartoyo.

Risma pun mengamininya. Dikatakan, hal tersebut dikarenakan tidak mengetahui kondisi keuangan negara. Sehingga, memilih untuk tidak mengajukannya.

"Ya, kami enggak berani mengusulkan karena kami enggak tahu kondisi keuangan apakah bisa apa enggak. Kami berani, biasanya diadakan rapat, kemudian disepakati apa begitu. Karena kami tidak berani, karena kami tidak tahu kondisi makro masalahnya," kata dia.

Mendengar hal itu, Suhartoyo kembali menegaskan pertanyaan perihal pengajuan anggaran BLT El Nino. Risma langsung mengamininya.

"Ya sudah, artinya ibu tidak mengusulkan ya?" tegas Suhartoyo.

"Iya, tidak ada mengusulkan," kata Risma.

Sebelumnya diberitakan, Mensos Tri Rismaharini mengatakan anggaran yang diterima Kementerian Sosial (Kemensos) 2024 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

"Kalau kita bandingkan anggaran 2023 dan 2024, anggaran kami turun dari Rp 87.275.374.140.000 menjadi Rp 79.214.083.464.000," kata Risma di ruang sidang MK.

Risma lantas mengungkapkan penyebab turunnya anggaran Kemensos dari tahun 2023 ke 2024. Penyebabnya karena hilangnya belanja bantuan langsung tunai (BLT) El Nino dari anggaran 2024.

"Hal ini karena belanja BLT El Nino keluar dari bantuan di 2024," ujarrnya.

Di sisi lain, Risma mengungkapkan, anggaran BLT El Nino 2023 sudah disetujui dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI dengan Kemensos. Penyaluran BLT El Nino ini pun sudah diselesaikan sejak Desember 2023. 

"Pada 2023, ada BLT El Nino dan ini sudah disetujui DPR melalui rapat kerja Komisi VIII dengan Menteri Sosial masa sidang 2 tahun sidang 2023-2024 tanggal 7 November 2023. Ini harus selesai pada Desember karena tahun anggaran 2023," ujarnya.