Massa "Save KPK" Tagih Janji Program 100 Hari Jokowi

Demo bertepatan 100 hari pemerintahan Jokowi - JK.
Sumber :
  • Bayu Januar

VIVA.co.id -  Puluhan organisasi masyarakat sipil menggelar unjuk rasa mengenai kebijakan 100 hari pertama pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Aksi ini dilakukan dengan longmarch ke Istana Negara dari kawasan Monumen Nasional, Rabu 27 Januari 2015.

Massa yang ikut terlibat dalam aksi ini terdiri dari masyarakat sipil, organisasi buruh, dan mahasiswa bergerak seperti  LBH Jakarta, Elsam, HRGW, FPMR Tasikamalaya, SPP Ciamis, KSN, komunitas wanita mandiri, puskapol UI, public virtue institute, SMJ, APRM, dompet dhuafa, BEM UI, arus pelangi, P3I, FS SPASI, KPO PRP, GSBI, HMI, SHI, SPRI, Kiara, KNTI, PPNI, PPGI, dan KontraS.

Mereka mengkritik kebijakan Jokowi-JK yang selama ini tidak memenuhi janji kampanye sewaktu pilpres kemarin. Salah satunya adalah dengan memperjelas apakah Jokowi mendukung Save KPK atau tidak karena sekarang konflik mengenai KPK-Polri masih Terus berlangsung.

Massa juga meminta penghapusan kriminalisasi terhadap KPK dan menolak pelantikan Budi Gunawan sebagai Kapolri yang menggantikan Jenderal Sutarman.

"Ini saatnya Jokowi membuktikan bahwa ia di pihak rakyat dan bukan di pihak oligharki partai dan elit politik yang Korupsi," ujar Koordinator lapangan aksi ini Alghiffari Aqsa, Rabu 28 Januari 2015.

Bertepatan dengan aksi ini juga diluncurkan hashtag #JokowiDipihakSiapa untuk menggalang dukungan publik secara digital untuk mempertanyakan kepada siapa Jokowi memihak. (ase)

Bayu Januar/ Jakarta

Baca berita lain: