Menhan Laporkan Investigasi Kecelakaan Hercules ke Jokowi

Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu.
Sumber :
  • REUTERS/Darren Whiteside
VIVA.co.id
- Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu telah melaporkan perkembangan investigasi jatuhnya Pesawat Hercules C-130 pada Selasa 30 Juni 2015 di Medan, Sumatera Utara, kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).


"Saya laporkan saja, perkembangan investigasi Hercules. Sedang berjalan tetapi laporannya menyusul," kata Ryamizard di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2015.

Namun, Ryamizard mengaku belum mendapatkan laporan hasil investigasi tersebut dari TNI AU sehingga belum dapat diketahui apa penyebab jatuhnya pesawat nahas tersebut. "Kita masih menunggu laporan dari TNI AU," ujar dia.

TNI AU lanjut dia, telah menargetkan akan merampungkan investigasi itu selama tiga minggu hingga satu bulan.

Tak hanya masalah Hercules, Ryamizard juga melaporkan soal alat sistem persenjataan yang akan diganti. Hal ini dilakukan karena pasca jatuhnya Hercules, Jokowi menginstruksikan agar TNI memodernisasi alutsista secara menyeluruh.

"Ke depan kita tidak pakai pesawat yang sudah 30 tahun ke atas," kata dia.

Jokowi pun telah menyerahkan daftar pesawat yang akan dipensiunkan. "Banyak tadi saya kasih buku. Saya lupa. Jadi campur, ada helikopter, segala macam. Tapi kita mau ganti dengan pesawat yang lebih bagus," ujar Ryamizard.