Ketua MUI: LGBT Rusak Budaya Indonesia

Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsudin
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Dewan pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), menggelar Rapat Pleno ke-7 yang dihadiri oleh beberapa ketua umum organisasi masyarakat (ormas) Islam.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin mengatakan, Indonesia saat ini tengah dilanda kerusakan budaya akibat globalisasi. Menurutnya, akibat globalisasi yang terjadi saat ini, budaya yang ada di Indonesia jadi terpengaruh, misalnya saja budaya barat, kini lebih berperan aktif dalam membangun budaya di Indonesia.

"Salah satu contohnya adalah seks bebas sampai yang terakhir (Lesbian, Gay, Bisex, Transgender (LGBT). LGBT sebenarnya merupakan hal yang baru di Indonesia, tapi sudah dapat berkembang pesat di mana-mana," ujarnya di kantor MUI Pusat, Rabu, 20 April 2016.

Maka dari itu, dia mengingatkan agar masyarakat sadar akan keruntuhan budaya dalam berbagai bidang yang saat ini dialami Indonesia.

"Perlu menyadari ada gejala keruntuhan bahkan kerusakan yang ada, karena jika terus dibiarkan maka akan semakin membuat rusak budaya di Indonesia," katanya.

Selain itu, Din juga mengimbau agar masyarakat dapat memiliki pertahanan diri dari ancaman tersebut, yang juga disebar melalui lini media massa.

"Mari kita bersama-sama menunaikan tanggung jawab bersama dengan mengambil peran masing-masing sesuai dengan fungsinya, seperti anggota dewan yang membuat peraturan, dan masyarakat yang harus memiliki pertahanan diri agar tidak terjerumus dalam hal-hal tersebut.”