Rumah Bung Karno Dijual Rp5 M, Pemkot Surabaya Gagal Beli

rumah Bung Karno
Sumber :

VIVA.co.id – Masyarakat Surabaya mendesak agar Pemerintah Kota Surabaya segera menyelamatkan semua bangunan cagar budaya di Kota Pahlawan menyusul dibongkarnya rumah radio Bung Tomo di Jalan Mawar nomor 10-12, Surabaya, Jawa Timur.

Menanggapi ini, Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana, menegasknya, pemkok bukannya tidak berupaya. Dia mengklaim sudah berusaha menyelamatkan bangunan cagar budaya di Surabaya. Contohnya, rumah tempat kelahiran Presiden pertama Indonesia, Soekarno, yang ada di Kampung Pandean, Surabaya.

Namun, terdapat beberapa kendala yang membuat hal itu sulit dilakukan. “Misalnya, harga yang ditawarkan terlalu tinggi. Pemilik rumah Bung Karno itu jual mahal. Dia nawarkan rumahnya Rp5 miliar, padahal harga pasaran hanya Rp750-800 juta,” kata Whisnu di Surabaya, Selasa 17 Mei 2016.

Whisnu menganggap harga tersebut tidak masuk akal. Padahal, Pemkot Surabaya sudah berkeinginan membeli rumah itu, dan menyiapkan anggaran.

“Tapi kalau anggarannya terlalu besar, kita mau tekan dari mana? Nanti malah dikira korupsi,” ujar Whisnu.

Menurut Whisnu, rencana awalnya, rumah itu mau dijadikan sebagai Museum Bung Karno. Terlebih, baru-baru ini Whisnu juga baru saja bertemu dengan pemilik Museum Jadul di Blitar, yang juga menyimpan berbagai barang peninggalan Bung Karno.

“Dia mau memberikan benda-benda itu asalkan rumah Kelahiran Bung Karno juga dibuka untuk umum,” ungkapnya.