Balon Udara Ancam Penerbangan di Bandara Adisutjipto Yogya

Bandara Adisutjipto Yogyakarta.
Sumber :
  • Daru Waskita/VIVA.co.id

VIVA.co.id – Petugas Air Traffic Controller (ATC) di Bandara Adisutjipto Yogyakarta hari ini melaporkan telah terjadi gangguan balon udara sebanyak tiga kali. Balon itu diterbangkan tanpa pengendali.

Kepala Dinas Operasi Pangkalan Udara Adisutjipto, Kolonel (Pnb) Indan Gilang Buldansyah, Sabtu, 9 Juli 2016, mengatakan keberadaan balon udara yang dilepas tanpa pengendali telah mengganggu arus lalu lintas penerbangan.

Balon udara mendekati pesawat dari jarak 100 meter sehingga pilot melakukan manuver untuk menghindar. Ia juga memperkirakan balon udara tersebut diterbangkan dari area Kebumen dan Cilacap.

Tercatat, tiga pesawat komersial mengalami gangguan. Pertama, Citylink bernomor 100 di daerah Godean, Sleman pada ketinggian sembilan ribu kaki. Kedua, Citylink 105 pada ketinggian 17 ribu kaki, dan ketiga, Wing Air di utara kota Solo dengan ketinggian delapan ribu kaki.

"Ini sebuah ancaman serius bagi keselamatan penerbangan," kata Indan, di Bandara Adisutjipto. Ia mengatakan, meski hal tersebut tidak menyebabkan insiden maupun kecelakaan, namun, siapa pun yang menerbangkan balon tersebut telah mengancam arus lalu lintas udara yang dapat menyebabkan kecelakaan.

Selain itu, Indan mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran lain, termasuk Kodim (Komando Distrik) se-Jawa Tengah dan Kepolisian DIY agar masyarakat lebih memahami bahaya balon udara terhadap lalu lintas penerbangan.

"Perlu diadakan kembali sosialisasi dan edukasi tentang bahaya balon udara terhadap aspek keselamatan dan keamanan penerbangan seperti halnya drone dan laser kepada masyarakat luas," terang Indan.

(ren)