Banjir di Bekasi, 2.449 Rumah Terendam

Banjir Bekasi
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Risky Andrianto

VIVA.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat sebanyak 2.449 rumah terendam dan 3.084 KK (Kepala Keluarga) jadi korban terdampak akibat banjir di delapan kecamatan di Kabupaten Bekasi.

Kepala Seksi (Kasie) Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Jawa Barat, Budi Budiman, menyebutkan, banjir yang diakibatkan dari luapan kali Bekasi, Kali Cilemahabang, Kali Ciherang dan Sungai Citarum, masih merendam rumah dengan ketinggian maksimal mencapai 90 sentimeter.

"BPBD mengimbau warga agar pindah ke dataran yang lebih tinggi dan pengamanan di masing-masing wilayah yang terkena banjir," kata Budi dalam pesan singkatnya, Selasa 21 Februari 2017.

Akibat banjir yang terjadi sejak Minggu 17 Februari 2017 itu, dipastikan tidak ada korban jiwa. Sedangkan untuk kerugian materi, belum terhitung rinci.

"Tinggi maksimal air dari 20 sampai dengan 90 sentimeter, korban nihil, kerugian belum bisa ditaksir," katanya.

Delapan Kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Babelan yang meliputi Desa Muara Bakti, Hurip Jaya, Pantai Hurip dan Buni Bakti. Di Kecamatan Pebayuran, di antaranya Desa Karang Harja dan Bantar Jaya.

Di Kecamatan Cabang Bungin, hanya Desa Lenggahsari. Di Kecamatan Muara Gembong yaitu Desa Harapan Jaya dan Jaya Sakti. Kecamatan Tambun Selatan yaitu Desa Mekar Sari dan Jati Mulya. Sedangkan di Kecamatan Tambun Utara hanya Desa Sriamur.

Di Kecamatan Cibitung, di antaranya Desa Wanajaya, Perum Kartika Wanasari, Kelurahan Wanasari dan Desa Sarimukti. Di Kecamatan Cikarang Utara yaitu Desa Tanjung Sari dan Karang Raharja. (one)