Pengurus Koperasi di SMPN Serang Diamankan Densus 88

Anggota Tim Densus 88 Antiteror tengah menangkap terduga teroris.
Sumber :
  • ANTARA/M N Kanwa

VIVA.co.id – Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror mengamankan seorang pengurus koperasi di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Serang Banten.

Belum diketahui persis apa keterlibatan pria bernama HO itu hingga diamankan oleh kepolisian. Namun kabar penangkapan itu dinilai mengejutkan.

"Orangnya baik, saya juga enggak menduga, kaget. Ini mudah-mudahan praduga aja," kata Hamdan, Kepala SMP Negeri 15 Serang, Kamis, 8 Juni 2017.

Hamdan mengaku, HO memang bukan pegawai negeri sipil namun ia sudah puluhan tahun mengabdi di sekolahnya. Selama ini tidak ada gerik mencurigakan dari HO.

Komunikasi HO dengan guru lain juga terbilang baik. "Di sini pengelolaan koperasi bagus, komunikasi dengan guru juga bagus. Sudah puluhan tahun di sini," katanya.

Hingga kini, kabar dibawanya HO oleh Densus 88 Antiteror diakui Hamdan belum diterimanya secara resmi. Ia cukup menyesalkan jika itu terjadi, lantaran Densus 88 Antiteror tidak mengabarkan perihal penangkapan itu. "Belum ada konfirmasi ke saya, harus nya ada tembusan," katanya.

Densus 88 Antiteror sejak Rabu, 7 Juni 2017, secara simultan telah mengamankan sejumlah orang berkaitan dengan tindak pidana terorisme.

Penangkapan itu pun digelar di sejumlah wilayah. Teruntuk di Provinsi Banten, setidaknya telah ada tiga orang yang diamankan di lokasi yang berbeda.

Dari informasi yang didapat di lapangan, mereka yang sementara diperiksa Densus 88 Antiteror yakni, EM, warga Kecamatan Kramatwatu Serang.

EM dikenal sebagai ahli perbaikan komputer dan pemilik laundry. Ia diketahui telah tinggal di Serang sejak tahun 1999.

Kesaksian warga, EM memang kerap mengikuti pengajian, namun tidak diketahui dimana lokasi pengajian itu.

Penangkapan berikutnya kepada seorang pria yang diduga sebagai penjual Peuyeum atau tape singkong di Perumahan Taman Angsoka Permai Kota Serang.

Di lokasi ini, Densus 88 Antiteror mengamankan satu keluarga yang diketahui baru satu bulan pindah. Tidak ada yang mengenal sosok yang ditangkap. "Saya nggak tahu siapa namanya," kata pemilik kontrakan Chosin alias Ling (60).

Kepolisian sejauh ini belum merinci detail mengenai penangkapan yang terjadi di sejumlah wilayah. Namun dipastikan ada aktivitas Densus 88 Antiteror mulai dari Yogyakarta, Jawa Barat hingga ke Kota Serang Banten.