Joki Ujian Masuk Perguruan Tinggi Masih Banyak Ditemukan

Ilustrasi/Penerimaan mahasiswa baru
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – Praktek perjokian untuk masuk perguruan tinggi negeri rupanya masih marak terjadi di sejumlah daerah. Di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, panitia pengawas ujian seleksi jalur mandiri Universitas Sulawesi Barat dan polisi menangkap seorang joki yang merupakan mahasiswa Universitas Sulawesi Barat berinisial MJ saat ujian berlangsung.

Joki tersebut diketahui mengerjakan soal peserta ujian yang ingin masuk masuk ke Universitas Negeri di Makassar. Pengawas mengetahui hal tersebut setelah melakukan pengecekan nama peserta ujian saat masuk sesi kedua.

"Didapati nama dan foto peserta tidak cocok dengan wajah sang joki," kata ketua lokasi ujian Universitas Sulawesi Barat, Burhanuddin, Kamis, 13 Juli 2017.

Akhirnya joki ini diamankan petugas ruangan untuk kemudian diserahkan ke aparat kepolisian guna pemeriksaan lebih lanjut.

Di hadapan petugas, MJ mengaku tidak dibayar untuk mengerjakan soal-soal ujian. Namun hanya membantu teman akrabnya yang berinisial NZ yang saat ini juga sedang mengikuti ujian masuk perguruan tinggi di Kota Makassar

Atas perbuatannya, sang joki pun terancam hukuman pidana dan juga terancam dikeluarkan dari Universitas Sulawesi Barat lantaran melanggar peraturan kampus.

Tak hanya di Sulawesi Barat, praktik perjokian juga terjadi di perguruan tinggi negeri di Semarang, Jawa Tengah. Adalah SAH, seorang mahasiswa semester delapan, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Semarang ditangkap lantaran menjadi joki tes seleksi masuk Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Islam Sultan Agung (Unisula), Semarang.

Laporan: Rasman Abdul Rahman (Sulawesi Barat) - Syamsul Arifin (Semarang)