Aburizal Bakrie Dorong Golkar Usung Calon Sendiri di Pilpres 2024

Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie (kiri) dan Wapres JK saat acara buka puasa bersama di Jakarta.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anwar Sadat

VIVA – Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie memberikan masukan untuk partainya ke depan. Hal ini terkait tidak maksimalnya perolehan  suara Golkar di Pemilu 2019.

Kepemimpinan Airlangga Hartarto diketahui dikritik tajam oleh kubu Bambang Soesatyo sebagai penantang di pemilihan calon ketua umum Golkar nantinya.

Diketahui, pada pemilu 2019, Partai Golkar menduduki peringkat ketiga di bawah PDIP dan Gerindra dengan raihan 12,31 persen suara. Namun perolehan kursi di DPR berada diurutan kedua 85 kursi DPR di bawah PDI Perjuangan 129 kursi, Gerindra di posisi ketiga mengantongi 78 kursi. Raihan kursi Golkar memang menurun di parlemen, karena pada pemilu 2014, Golkar meraih 91 kursi.

Menyikapi hal ini, ARB sapaan akrab Aburizal Bakrie mengatakan, memang keadaannya sulit, namun berada di urutan kedua dianggap sudah baik. Kendati demikian tentu ada evaluasi dari apa yang sudah dilakukan partai Golkar di Pemilu 2019.

"Itu memang keadaan yang sangat sulit, untuk bisa ke nomor dua kan baik. tentu kita ada evaluasi, tapi saya kira apa yang sudah dilakukan baik-baik dari keadaan yang begitu berat," kata ARB di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Minggu 11 Agustus 2019.

ARB pun menjelaskan apa yang harus dievaluasi. Hal yang utama bagaimana tahun selanjutnya lebih bagus lagi ketika pemilihan kepala daerah dan pemilihan legislatif. Begitu juga untuk pemilihan presiden, Golkar harus mengusung calon presiden sendiri.

"Bagaimana tahun mendatang lebih bagus lagi pada waktu pilkada. Bagimana pada waktu pileg lebih bagus lagi. Pilpres ke depan Golkar bisa mengusung calonnya sendiri. Nah itu kita evaluasi dari yang lalu untuk lebih baik ke depan," kata dia.