Tanggapi Isu Koalisi Dengan NasDem dan Demokrat, PKS: Semoga Ada Jodoh

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera.
Sumber :
  • VIVAnews/Reza Fajri

VIVA Politik – Partai Keadilan Sejahtera atau PKS, angkat bicara mengenai adanya kemungkinan Koalisi yang akan terbentuk antara PKS, Partai NasDem dan juga Partai Demokrat. Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengatakan PKS memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Partai NasDem ataupun Partai Demokrat.

Meskipun belum memastikan kemana arah koalisi PKS di 2024 mendatang, namun Mardani mengatakan hubungan ketiganya saat ini dalam keadaan yang baik. Mardani berharap agar PKS dapat bekerja sama dengan Partai NasDem dan Partai Demokrat dalam Pemilu 2024 mendatang.

"PKS dekat dengan Nasdem dan Demokrat, semoga ada jodoh baik kami bertiga," kata Mardani, kepada wartawan, Kamis 8 September 2022.

Pertemuan Partai Nasdem dengan PKS Dalam Rangka Jelang Pemilu 2024

Photo :
  • VIVA/ Andrew Tito

Anggota Komisi II DPR RI ini juga memberikan respon positif mengenai rencana NasDem yang akan segera mengumumkan sosok yang akan diusung sebagai Capres pada Pemilu 2024.

"Apresiasi Nasdem yang akan segera mengumumkan capres dan cawapres.  Lebih awal lebih baik," kata Mardani

Mardani setuju apabila Parpol mengumumkan nama capres yang akan didukung lebih awal. Karena itu akan memberik kesempatan kepada publik untuk mengenal tokoh tersebut.

"Karena publik akn punya kesempatan mengenal lbh baik. Untuk PKS, nanti Majelis Syura PKS akan umumkan Insya Allah akhir tahun," kata Mardani

Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Photo :
  • Dok. PKS

Sebelumnya diberitakan, Anggota Fraksi Partai Nasdem DPR RI Saan Mustopa mengatakan bahwa komunikasi yang dijalin oleh partainya dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat makin intens. Dalam waktu beberapa bulan ke depan, Nasdem akan terikat dengan PKS dan Demokrat dalam satu ruang yang sama.

"Nasdem yakin bahwa intensitas komunikasi PKS dengan Demokrat itu semakin Intens, semakin dekat, Mudah-mudahan dalam waktu beberapa bulan ke depan kita sudah terjadi kesepahaman untuk sama-sama mengikat dalam satu ruang yang sama" ujar Saan kepada wartawan di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Selasa, 16 Agustus 2022.