Guyon Ganjar Singgung Solo di Dialog Muhammadiyah: Gak Usah Tepuk Tangan, Gak Ada Sepeda

Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo di kampus UMJ
Sumber :
  • YouTube tvMU

Jakarta - Pasangan capres dan cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD menghadiri dialog publik Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Ganjar dalam kesempatan itu menyampaikan Muhammadiyah sebagai ormas Islam yang peduli dengan pendidikan dan kesehatan.

Menurut Ganjar, dua hal itu begitu penting untuk bangsa RI. Dia bilang pendidikan yang optimal itu bisa mendobrak persoalan kemiskinan.

Ganjar pun menceritakan soal momen dirinya menghadiri diskusi dalam rangka acara ultah program talkshow Mata Najwa.

"Maka di ulang tahun Mata Najwa kemarin saya ditanya orang kenapa Pak Ganjar dikasih topi merah putih dikasih gambar logo pendidikan kita. Saya bilang siapa pun yang menang harus mengingat pendidikan kita," kata Ganjar di kampus UMJ, Kamis, 23 November 2023.

Pasangan capres-cawapres Ganjar-Mahfud menghadiri Dialog Muhammadiyah di UMJ

Photo :
  • tvMU

Dia pun membeberkan data sekolah yang dimiliki Muhammadiyah. Bagi dia, Ganjar sudah mengawali tradisi yang peduli terhadap pendidikan.

Ganjar menyebut sekolah pendidikan dasar dan menengah yang dimiliki Muhammadiyah ada 3.334.
 
"Angka ini saya kumpulkan sekolah di Dasmen Muhammadiyah itu 3.334. Mudah-mudahan betul, kalau ada yang baru tolong disampaikan," jelas eks Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Dia pun menyinggung soal perguruan tinggi besar milik Muhammadiyah di Yogyakarta, Solo Jawa Tengah, dan Malang Jawa Timur.

"Perguruan tingginya ada 174. Tadi, saya sama Pak Haedar bisik-bisik tiga perguruan tinggi besar itu ada di Yogya, ada di Solo, dan ada di Malang," ujar Ganjar.

Ganjar bilang tiga universitas di daerah tersebut punya hall kampus yang besar. Lalu, ia menyinggung kampus di Solo dengan mengaitkan nama Ketua Pengurus Muhammadiyah Jawa Tengah, Tafsir.

"Dan, punya hal yang gede-gede. Dan, yang di Solo, hal-nya ngutang ya pak. Iya kata Pak Tafsir. Karena selalu ada amal usaha katanya," tutur Ganjar seraya tertawa.

"Makanya pak Tafsir menjadi salah satu komisaris Bank Jateng," tuturnya.

Omongan Ganjar itu pun disambut tepuk tangan dalam acara dialog tersebut.

Namun, Ganjar meminta agar yang hadir tak usah beri tepuk tangan.

"Gak usah tepuk tangan, gak ada sepeda. Ini hanya pemberitahuan," ujarnya.

Pun, dia menceritakan pengalaman ormas lain yang protes kepadanya saat masih jabat Gubernur Jawa Tengah.

"Pak Ganjar kenapa dari Muhammadiyah jadi komisaris. Oh gampang saja. Anda mau jadi komisaris boleh besok pagi saya angkat," sebut Ganjar.

"Cuma Muhammadiyah itu asetnya kurang lebih Rp2 triliun. Betul ya pak. Yang berputar di sana," kata Ganjar.

Dia mengatakan jika orang yang protes tersebut mau jadi komisaris maka dipersilakan olehnya.

"Kalau Anda mau silakan, besok pagi Anda komisaris juga. (Tapi) langsung mundur teratur," ujar Ganjar.